CERMIN: Kebangkitan Genre Superhero Indonesia

Sabtu, 19 November 2022 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Berselang tiga tahun setelahnya, kita menyaksikan Sri Asih. Sebuah film yang belajar banyak dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan Gundaladan memperbaikinya dengan baik. Di tangan Upi, Sri Asihmenjadi film yang komplet, tampil cukup meyakinkan secara penceritaan, mewah secara gambar, dan sama sekali tak mengecewakan dari sisi teknis/spesial efek.

CERMIN: Kebangkitan Genre Superhero Indonesia

Foto: Screenplay Bumilangit

Saya membayangkan bagaimana Joko Anwar dan Upi bersiasat membentuk penceritaan film kedua dari jagat Bumilangit ini. Seperti saya yang tak membaca komiknya, kita bisa dibuat sangat mudah mengerti bagaimana masa kecil Alana, bagaimana ia mendapatkan kekuatannya, bagaimana ia bertransformasi menjadi Sri Asih dan tentu saja bagaimana ia bangkit melawan kekuatan roh jahat. Jenis cerita yang sangat mudah dikunyah bahkan untuk kedua anak perempuan saya yang berusia 9 dan 12 tahun.

Sebagaimana seisi dunia merayakan female empowerment, Sri Asih meletakkan filosofi itu tanpa perlu banyak berceramah, sok filosofis, bahkan melarutkan diri dalam dialog-dialog cerewet. Hanya saja mungkin untuk penonton dewasa seperti saya, dialog-dialognya kadang terlampau sederhana, sesekali terdengar tanpa isi.

Baca Juga: CERMIN: Pertikaian Gatotkaca dan Ayahnya

Tapi jika mencoba mengingat imajinasi saya soal bagaimana siasat Joko dan Upi, saya bisa jadi memahami langkah yang diambil ini. Sebuah langkah strategis yang harus diambil agar Sri Asihbisa dikunyah oleh selebar mungkin demografi penonton.

Jadinya memang Sri Asihadalah tontonan yang menghibur. Tak perlu mengerutkan kening untuk memahaminya, tak perlu bersusah payah untuk mencari-cari makna secara filosofis, tak perlu sok mencari-cari teori konspirasi untuk membongkarnya. Nikmati ia sebagai tontonan dan kamu akan terhibur dengan baik karenanya.

Saya kira anak-anak perempuan seperti kedua anak saya akan sangat girang melihat sosok superhero perempuan tangguh di layar sebesar bioskop. Yang berani bilang, “kalau ada yang menganggu kamu, lawan!”, yang tak gentar menghadapi petarung laki-laki di ring tinju, yang merasa terusik ketika ibunya diganggu dan memutuskan untuk bertarung habis-habisan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Rekomendasi
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Tantangan Fajar Nugra...
Tantangan Fajar Nugra dan Givina Total Main Film Pemikat Jiwa
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved