Angela Tanoesoedibjo Sebut Indonesia Alami Peningkatan Ekonomi Digital sejak Pandemi

Sabtu, 19 November 2022 - 12:55 WIB
loading...
Angela Tanoesoedibjo Sebut Indonesia Alami Peningkatan Ekonomi Digital sejak Pandemi
Dalam orasi Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School, Angela Tanoesoedibjo mengatakan, Indonesia tengah mengalami peningkatan ekonomi digital. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan sebuah fakta menarik.

Dalam orasi Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School, Angela mengatakan, Indonesia tengah mengalami peningkatan ekonomi digital . "Sejak pandemi Covid-19 melanda, ekonomi digital indonesia meningkat dengan pesat," ungkap Angela, Sabtu (19/11/2022).

Berdasarkan fakta yang dijabarkan, pada semester pertama tahun 2020-2021, ada 21 juta konsumen digital baru dengan peningkatan pengguna internet menyentuh angka lebih dari 70 persen.

Baca juga: Masuki Era VUCA, Angela Tanoesoedibjo Dorong Anak Muda Kembangkan Potensi

"Mencapai 76,8 persen dari total populasi di mana rata-rata masyarakat indonesia menggunakan internet hampir 9 jam per hari," kata Angela.

Tak sampai di situ, Angela juga membuka fakta dari Bank Indonesia. Tercatat, transaksi melalui SMP, ponsel, dan internet banking di tahun 2021 pun melambung tinggi.

"Meningkat senilai Rp39,87 triliun, dibandingkan pada tahun 2020, dan volume transaksi digital perbankan 2021 meningkat di atas 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya," paparnya.



Angela Tanoesoedibjo lantas menjelaskan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh 20 persen dari tahun 2021. Jumlah ini diprediksikan akan menjadi USD146 miliar di tahun 2025 serta USD330 miliar pada 2030 mendatang.

Adapun pernyataan tentang ekonomi digital sendiri sudah pernah dibahas Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam KTT G20. Angela pun mengulang kembali sedikit materi yang disampaikan oleh Jokowi mengenai peran ekonomi digital itu sendiri.

"Ekonomi digital adalah kunci masa depan perekonomian dunia menjadi pilar ketahanan di masa pandemi dengan kontribusi 15,5 persen dari PDB global, serta membuka peluang bagi masyarakat kecil agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok global," terang Angela Tanoesoedibjo.

Baca juga: 3 Momen Lesti Kejora dan Rizky Billar Tampil Kompak dan Mesra di Hari Pernikahan sang Adik

Angela menilai, dengan akses keuangan merata, menurunnya biaya transaksi, serta kemudahan transaksi, kelak akan semakin besar pula peluang usaha untuk berkembang. Hal ini tentu saja akan berimbas pada terciptanya lapangan pekerjaan baru.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1545 seconds (11.252#12.26)