Angela Tanoesoedibjo Berharap Revolusi Digital Mampu Tingkatkan Akuntabilitas di Indonesia
Sabtu, 19 November 2022 - 13:16 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menjelaskan bahwa ada subsektor ekonomi kreatif yang masih terus bertumbuh selama masa pandemi. / Foto: Instagram @angelatanoesoedibjo
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menjelaskan bahwa ada subsektor ekonomi kreatif yang masih terus bertumbuh selama masa pandemi. Subsektor yang dimaksud berada dalam ekosistem digital yakni game, aplikasi, dan konten tv.
Namun, di samping itu, pada era pandemi sekalipun, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) juga terpantau mampu bertahan.
"Yang masih bisa bertahan adalah mereka yang bisa beradaptasi dengan cepat masuk ke dalam platform digital," ujar Angela Tanoesoedibjo, dalam Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School, Sabtu (19/11/2022).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Sebut Indonesia Alami Peningkatan Ekonomi Digital sejak Pandemi
Lebih lanjut, Angela juga mengungkapkan fakta dari Bank Indonesia. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa peran UMKM Indonesia cukup berarti dalam pandemi Covid-19.
"20 persen UMKM Indonesia mampu memitigasi dampak pandemi dengan melakukan digitalisasi bisnis serta memanfaatkan media pemasaran online," ungkap Angela.
Sementara dari sisi penawaran, adopsi nontunai seperti kartu debit dan uang elektronik pun menunjukan peningkatan yang tergolong pesat.
Namun, di samping itu, pada era pandemi sekalipun, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) juga terpantau mampu bertahan.
"Yang masih bisa bertahan adalah mereka yang bisa beradaptasi dengan cepat masuk ke dalam platform digital," ujar Angela Tanoesoedibjo, dalam Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School, Sabtu (19/11/2022).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Sebut Indonesia Alami Peningkatan Ekonomi Digital sejak Pandemi
Lebih lanjut, Angela juga mengungkapkan fakta dari Bank Indonesia. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa peran UMKM Indonesia cukup berarti dalam pandemi Covid-19.
"20 persen UMKM Indonesia mampu memitigasi dampak pandemi dengan melakukan digitalisasi bisnis serta memanfaatkan media pemasaran online," ungkap Angela.
Sementara dari sisi penawaran, adopsi nontunai seperti kartu debit dan uang elektronik pun menunjukan peningkatan yang tergolong pesat.
Lihat Juga :