Deddy Corbuzier Singgung Bioterorisme Terkait Cemaran EG dan DEG, Begini Respons Kepala BPOM
Kamis, 24 November 2022 - 14:55 WIB
loading...
Kepala BPOM Penny Lukito saat hadir di Podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier. Foto/Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier
A
A
A
JAKARTA - Kasus kejahatan yang disengaja atau diatur untuk membunuh menggunakan kimia, secara umum disebut bioterorisme. Hal ini menarik perhatian artis Deddy Corbuzier , lantaran kasus gagal ginjal akut (GGA) diakibatkan larutan/senyawa kimia.
Senyawa yang bisa merusak organ dalam yaitu ginjal, itu disebut etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang dikatakan, melampaui ambang batas ketentuan dalam obat tidak lebih dari 0,1%.
"Hal seperti ini bisa saja disebut bioterorisme?," tanya Deddy Corbuzier dalam Perbincangan bersama Kepala BPOM, Penny Lukitodi Podcast Close The Door yang dikutip, Kamis (24/11/2022).
"Bisa karena ini masuk melalui produk obat dan pangan maupun kosmetik juga yang mengandung senyawa toksik sangat berbahaya," jawab Penny.
Ketentuan ambang batas cemaran atau penggunaan zat dari EG dan DEG ini, hasil dari buku standar pembuatan obat oleh apoteker (Farmokepi) dan seluruh buku yang ada di dunia. Sehingga sudah seharusnya Industri Farmasi mematuhi ketentuan tersebut.
Senyawa yang bisa merusak organ dalam yaitu ginjal, itu disebut etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang dikatakan, melampaui ambang batas ketentuan dalam obat tidak lebih dari 0,1%.
"Hal seperti ini bisa saja disebut bioterorisme?," tanya Deddy Corbuzier dalam Perbincangan bersama Kepala BPOM, Penny Lukitodi Podcast Close The Door yang dikutip, Kamis (24/11/2022).
"Bisa karena ini masuk melalui produk obat dan pangan maupun kosmetik juga yang mengandung senyawa toksik sangat berbahaya," jawab Penny.
Ketentuan ambang batas cemaran atau penggunaan zat dari EG dan DEG ini, hasil dari buku standar pembuatan obat oleh apoteker (Farmokepi) dan seluruh buku yang ada di dunia. Sehingga sudah seharusnya Industri Farmasi mematuhi ketentuan tersebut.
Lihat Juga :