Oki Setiana Dewi Temani sang Ibu Jalani Terapi Stem Cell di Celltech Stem Cell Centre
Kamis, 24 November 2022 - 22:20 WIB
loading...
Setelah melakukan terapi stemcell yang pertama, ibunda Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis melakukan terapi stemcell yang kedua di Celltech Stem Cell Centre. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Setelah melakukan terapi stemcell yang pertama pada 28 Oktober 2022 lalu atas penyakit autoimun pemphigus vulgaris dan penyakit spinal tulang yang diderita, ibunda Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis melakukan terapi stemcell yang kedua di Celltech Stem Cell Centre, Vinski Tower Jakarta.
Terapi ini dilakukan oleh tim medis di bawah pimpinan Prof. dr. Deby Vinski. Di antaranya ada dr. Charles Siagian, Sp.OT, dr. Timbul Tampubolon, MKK dan dr. Mahardika, SpAN.
Setelah melakukan Terapi Stem Cell pertamanya, ibu Oki dan Ricis sudah merasakan perbedaan. Di mana kini sudah bisa lebih produktif dan beraktivitas secara normal, meski belum sembuh secara total.
Sebagai konsultan di Celltech Stemcell Centre, Prof. dr. Deby Vinski menjelaskan bahwa stem cell memiliki fungsi dasar yang luar biasa bermanfaat. Yaitu sebagai sistem perbaikan tubuh dengan mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Ini Alasan Oki Setiana Dewi Izinkan Anak Bungsunya Dijadikan Objek Penelitian Penyakit Langka
Terapi ini dilakukan oleh tim medis di bawah pimpinan Prof. dr. Deby Vinski. Di antaranya ada dr. Charles Siagian, Sp.OT, dr. Timbul Tampubolon, MKK dan dr. Mahardika, SpAN.
Setelah melakukan Terapi Stem Cell pertamanya, ibu Oki dan Ricis sudah merasakan perbedaan. Di mana kini sudah bisa lebih produktif dan beraktivitas secara normal, meski belum sembuh secara total.
Sebagai konsultan di Celltech Stemcell Centre, Prof. dr. Deby Vinski menjelaskan bahwa stem cell memiliki fungsi dasar yang luar biasa bermanfaat. Yaitu sebagai sistem perbaikan tubuh dengan mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Ini Alasan Oki Setiana Dewi Izinkan Anak Bungsunya Dijadikan Objek Penelitian Penyakit Langka
Lihat Juga :