Kebangkitan UMKM Kuliner Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Sandiaga Uno: Berdampak Besar Pastinya

Sabtu, 26 November 2022 - 14:55 WIB
loading...
Kebangkitan UMKM Kuliner Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Sandiaga Uno: Berdampak Besar Pastinya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut peran kebangkitan UMKM kuliner berdampak positif ke pemulihan ekonomi nasional. Foto/Tangkapan layar zoom meet
A A A
JAKARTA - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner memperlihatkan tren positif sejalan dengan membaiknya situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Dampak dari itu ternyata memengaruhi pemulihan ekonomi nasional secara umum.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang menyebut peran kebangkitan UMKM kuliner berdampak positif ke pemulihan ekonomi nasional.

"Itu kenapa kami bertanggung jawab mendukung kebangkitan UMKM, termasuk UMKM kuliner," terang Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar #DukungUMKMKuliner bertema 'Berkelas Karena Kualitas' yang diinisiasi Mondelez Indonesia, beberapa hari lalu.

Ia melanjutkan bahwa hadirnya inisiatif #DukungUMKMKuliner ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional. Sebab, UMKM kuliner terbukti menyumbang Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif di 2020.

Baca Juga: Order Anjlok, UMKM Kuliner Bertahan Karena Pesanan Online

"Sektor kuliner juga menyerap tenaga kerja sebesar 9,5 juta orang, yang mana ini turut memberi dampak besar pastinya terhadap perekonomian Indonesia," tambah Sandiaga Uno.

Kebangkitan UMKM kuliner di Indonesia pun terekam dalam hasil temuan NielsenIQ dalam Household Spending Survey yang mana terdapat peningkatan alokasi pengeluaran rumah tangga untuk leisure activity, salah satunya aktivitas makan di luar.

"Dari 27% pada Q2 2021 menjadi 30% dari total biaya pengeluaran rumah tangga pada Q2 2022," kata Anindita Septadiani selaku Research Director NielsenIQ.

Nah, agar UMKM kuliner bisa naik kelas, kata Anindita, pelaku usaha diharapkan jeli melihat peluang dan memahami perilaku konsumen dengan merumuskan strategi berkualitas di antaranya dengan cara kolaborasi menu menggunakan produk berkualitas, memaksimalkan promosi digital dan layanan online delivery, serta berinovasi sesuai dengan tren yang sedang berkembang.

"Pentingnya mengikuti tren yang sedang berkembang, karena berdasarkan hasil survei The State of Snacking tahun 2021, diketahui bahwa konsumen semakin selektif dalam memilih camilan, sehingga menjadikan persaingan di industri kuliner semakin ketat dan memberi tantangan baru bagi pelaku UMKM kuliner," tambah Parveen Dalal, President Director Mondelez Indonesia.
(hri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2180 seconds (10.177#12.26)