11 Karakter Marvel di Fase 4 MCU Paling Dibenci Penggemar
Minggu, 27 November 2022 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Kabar kalau Taskmaster yang jahat akan bergabung dengan MCU lewat film Black Widow membuat penggemar bersuka cita. Sayang, karakter itu benar-benar ditulis ulang di MCU. Sementara Antonia Dreykov adalah pendekatan menarik terhadap karakter yang bekerja dengan baik di cerita Black Widow, dia bukanlah yang diharapkan akan ditonton penggemar.
Di komik, Tony Masters adalah mantan agen SHIELD yang menggunakan refleks fotografiknya untuk menjadi tentara bayaran yang mahal. Dia bisa mencuri gerakan pahlawan atau penjahat mana pun yang dia lihat. Ini membuatnya menjadi ancaman maut bagi tim seperti Avengers. Taskmaster versi MCU kehilangan banyak dari apa yang membuat karakter komik itu menjadi favorit penggemar. Ini membuat penampilannya di Thunderbolts jadi kurang mengasyikkan.
![11 Karakter Marvel di Fase 4 MCU Paling Dibenci Penggemar]()
Foto: The Wrap
Peter Quill alias Star-Lord tidak tampil banyak di Fase 4 MCU. Dia tampil sebagai cameo di Thor: Love and Thunder dan kemudian di Guardians of the Galaxy Holiday Special yang menutup perjalanan Fase 4. Meski begitu, kebencian penggemar terhadap Star-Lord tidak pernah pudar.
Semua itu berawal di Avengers: Infinity War. Ketika Avengers dan kru lain Guardians of the Galaxy nyaris bisa menahan Thanos demi melepaskan Sarung Tangan Keabadian, Star-Lord mengintervensi dan mulai menyerang Thanos setelah tahu kalau Gamora tewas di Vormir. Ini mengacaukan rencana tim itu dan menyebabkan Thanos bisa menjentikkan jarinya. Akibatnya, separuh populasi semesta pun lenyap, termasuk Star-Lord. Amarah Star-Lord itu harus dibayar mahal sampai saat ini karena penggemar masih sulit memaafkannya.
![11 Karakter Marvel di Fase 4 MCU Paling Dibenci Penggemar]()
Foto: Disney Wiki – Fandom
Sejumlah momen mematahkan hati di The Falcon and the Winter Soldier mengeksplorasi warisan Captain America. Serial ini terjadi setelah Avengers: Endgame dan pensiunnya Steve Rogers. Sementara Steve mempercayakan tameng dan posisinya kepada Sam Wilson, pemerintah malah memberikan jubah Captain America kepada seorang tentara bernama John Walker.
Penggemar pun segera menentang Captain America baru ini. Banyak kebencian online terhadap John Walter termaterialisasi, sehingga karakter ini pun bisa memenuhi tujuannya. Penggemar pun bersuka cita melihatnya kembali sebagai US Agent di film Thunderbolts meski mereka membencinya karena menjadi Captain America.
Baca Juga: 16 Proyek Marvel dari yang Terjelek sampai Terbaik di Fase 4 MCU
![11 Karakter Marvel di Fase 4 MCU Paling Dibenci Penggemar]()
Foto: Vox
Ketika Marvel Studios kali pertama mengumumkan kalau Christian Bale akan memerankan Gorr di Thor: Love and Thunder, penggemar sangat gembira. Aktor yang dikenal atas transformasi radikalnya itu selalu memberikan penampilan luar biasa. Karenanya, semua orang pun siap melihatnya memerankan Penjagal Dewa itu.
Sayang, dia sangat kurang dipakai di film itu. Sementara, Gorr di komik adalah salah satu penjahat paling berbahaya di Marvel, Christian hanya harus menakut-nakuti anak-anak, yang mana dia sangat mahir, tapi, tetap saja. Adaptasi Gorr di MCU terasa seperti peluang yang disia-siakan.
Di komik, Tony Masters adalah mantan agen SHIELD yang menggunakan refleks fotografiknya untuk menjadi tentara bayaran yang mahal. Dia bisa mencuri gerakan pahlawan atau penjahat mana pun yang dia lihat. Ini membuatnya menjadi ancaman maut bagi tim seperti Avengers. Taskmaster versi MCU kehilangan banyak dari apa yang membuat karakter komik itu menjadi favorit penggemar. Ini membuat penampilannya di Thunderbolts jadi kurang mengasyikkan.
3. Star-Lord

Foto: The Wrap
Peter Quill alias Star-Lord tidak tampil banyak di Fase 4 MCU. Dia tampil sebagai cameo di Thor: Love and Thunder dan kemudian di Guardians of the Galaxy Holiday Special yang menutup perjalanan Fase 4. Meski begitu, kebencian penggemar terhadap Star-Lord tidak pernah pudar.
Semua itu berawal di Avengers: Infinity War. Ketika Avengers dan kru lain Guardians of the Galaxy nyaris bisa menahan Thanos demi melepaskan Sarung Tangan Keabadian, Star-Lord mengintervensi dan mulai menyerang Thanos setelah tahu kalau Gamora tewas di Vormir. Ini mengacaukan rencana tim itu dan menyebabkan Thanos bisa menjentikkan jarinya. Akibatnya, separuh populasi semesta pun lenyap, termasuk Star-Lord. Amarah Star-Lord itu harus dibayar mahal sampai saat ini karena penggemar masih sulit memaafkannya.
2. John Walker

Foto: Disney Wiki – Fandom
Sejumlah momen mematahkan hati di The Falcon and the Winter Soldier mengeksplorasi warisan Captain America. Serial ini terjadi setelah Avengers: Endgame dan pensiunnya Steve Rogers. Sementara Steve mempercayakan tameng dan posisinya kepada Sam Wilson, pemerintah malah memberikan jubah Captain America kepada seorang tentara bernama John Walker.
Penggemar pun segera menentang Captain America baru ini. Banyak kebencian online terhadap John Walter termaterialisasi, sehingga karakter ini pun bisa memenuhi tujuannya. Penggemar pun bersuka cita melihatnya kembali sebagai US Agent di film Thunderbolts meski mereka membencinya karena menjadi Captain America.
Baca Juga: 16 Proyek Marvel dari yang Terjelek sampai Terbaik di Fase 4 MCU
1. Gorr the God Bucther

Foto: Vox
Ketika Marvel Studios kali pertama mengumumkan kalau Christian Bale akan memerankan Gorr di Thor: Love and Thunder, penggemar sangat gembira. Aktor yang dikenal atas transformasi radikalnya itu selalu memberikan penampilan luar biasa. Karenanya, semua orang pun siap melihatnya memerankan Penjagal Dewa itu.
Sayang, dia sangat kurang dipakai di film itu. Sementara, Gorr di komik adalah salah satu penjahat paling berbahaya di Marvel, Christian hanya harus menakut-nakuti anak-anak, yang mana dia sangat mahir, tapi, tetap saja. Adaptasi Gorr di MCU terasa seperti peluang yang disia-siakan.
(alv)
Lihat Juga :