Langkah Indonesia Mengembangkan Ekosistem Digital
Minggu, 27 November 2022 - 23:30 WIB
loading...
Fintech memiliki banyak manfaat dalam di tengah masyarakat terutama dalam mengembangkan ekosistem digital. Foto/SINDONews
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi di Indonesia sudah semakin berkembang. Hal ini dapat dilihat dari pengguna internet di Indonesia yang mencapai 202,6 juta jiwa.
Oleh karena itu, penting adanya digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya digitalisasi dalam sarana pembayaran berupa pembayaran secara online. Pemangku kebijakan melalui pelaksanaan 4thIndonesia Fintech Summit(IFS) telah melakukan upaya dalam mengembangkan jejaring serta merumuskan strategi atau aksi advokasi guna mempercepat digitalisasi pada industri jasa keuangan serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.
IFS berlangsung pada 10-11 November 2022 di Bali dengan mengusung tema Moving Forward Together: The Role of Digital Finance and Fintech in Promoting Resilient Economic Growth and Financial Stability. Pelaksanaan IFSbertepatan dengan momentum Presidensi G20 dan B20 Summit 2022.
Hal yang dibahas dalam IFS 2022 menititkberatkan pada daya tahan ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pelaksanaan IFS ke-4 merupakan langkah awal dalam mengembangkan ekosistem digital di Indonesia dengan sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industrifintechdemi mendorong kemajuan dalam digitalisasi, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pergerakanstart-updi Indonesia dapat dikatakan terus mengalami perkembangan pesat. Jenisstart-updibedakan menjadi dua, yaitue-commercedanFinancial Technology(fintech).
E-commercemerupakan perusahaan yang menyediakan platform jual beli secara daring, sementara istilahfintechlebih berpusat pada perusahaan yang melakukan inovasi dalam bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi modern.
Oleh karena itu, penting adanya digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya digitalisasi dalam sarana pembayaran berupa pembayaran secara online. Pemangku kebijakan melalui pelaksanaan 4thIndonesia Fintech Summit(IFS) telah melakukan upaya dalam mengembangkan jejaring serta merumuskan strategi atau aksi advokasi guna mempercepat digitalisasi pada industri jasa keuangan serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.
IFS berlangsung pada 10-11 November 2022 di Bali dengan mengusung tema Moving Forward Together: The Role of Digital Finance and Fintech in Promoting Resilient Economic Growth and Financial Stability. Pelaksanaan IFSbertepatan dengan momentum Presidensi G20 dan B20 Summit 2022.
Hal yang dibahas dalam IFS 2022 menititkberatkan pada daya tahan ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pelaksanaan IFS ke-4 merupakan langkah awal dalam mengembangkan ekosistem digital di Indonesia dengan sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industrifintechdemi mendorong kemajuan dalam digitalisasi, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pergerakanstart-updi Indonesia dapat dikatakan terus mengalami perkembangan pesat. Jenisstart-updibedakan menjadi dua, yaitue-commercedanFinancial Technology(fintech).
E-commercemerupakan perusahaan yang menyediakan platform jual beli secara daring, sementara istilahfintechlebih berpusat pada perusahaan yang melakukan inovasi dalam bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi modern.
Lihat Juga :