Berkolaborasi dengan Para Pelaku Ekraf, Kemenparekraf Turut Bantu Korban Gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 20:43 WIB
loading...
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan kolaborasi dengan beberapa ekosistem ekonomi parekraf untuk membantu korban gempa di Cianjur / Foto: Tangkapan layar YouTube Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan kolaborasi dengan beberapa ekosistem ekonomi pariwisata kreatif untuk membantu para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.
Salah satunya dengan melakukan charity atau mengumpulkan donasi untuk membeli sejumlah kebutuhan yang diperlukan para korban gempa. Mulai dari tenda, terpal, selimut, makanan dan minuman, popok bayi, hingga obat-obatan dan vitamin.
Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekaf, Fajar Utomo menyampaikan bahwa pasca kejadian gempa bumi di Cianjur, pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas pariwisata Cianjur untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan para korban.
Baca juga: Soal Kisruh Pendaftaran Kebaya ke UNESCO, Begini Kata Menparekraf Sandiaga Uno
"Dari awal kejadian kita sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata yang ada di Cianjur, karena memang ternyata salah satunya kabupaten Cianjur ini tim manajemen krisis kepariwisataannya sudah aktif. Sehingga cukup tanggap lah," jelas Fajar dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (28/11/2022).
"Nah, dari komunikasi kita selama 3-5 hari pertama pasca kejadian dengan tim dari MKK Dispar Cianjur ini, kita mendapatkan identifikasi kebutuhan yang dibutuhkan oleh para pengungsi terutama, yaitu tenda, kemudia terpal, selimut, makanan dan minuman, kemudian popok bayi, serta obat-obatan dan vitamin," paparnya.
Sejauh ini, beberapa ekosistem ekonomi pariwisata kreatif yang telah berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk membantu korban gempa Cianjur di antaranya Eiger, Pondok Indah Golf, Reddoorz, dan juga dari salah satu produsen ekraf lainnya.
Salah satunya dengan melakukan charity atau mengumpulkan donasi untuk membeli sejumlah kebutuhan yang diperlukan para korban gempa. Mulai dari tenda, terpal, selimut, makanan dan minuman, popok bayi, hingga obat-obatan dan vitamin.
Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekaf, Fajar Utomo menyampaikan bahwa pasca kejadian gempa bumi di Cianjur, pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas pariwisata Cianjur untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan para korban.
Baca juga: Soal Kisruh Pendaftaran Kebaya ke UNESCO, Begini Kata Menparekraf Sandiaga Uno
"Dari awal kejadian kita sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata yang ada di Cianjur, karena memang ternyata salah satunya kabupaten Cianjur ini tim manajemen krisis kepariwisataannya sudah aktif. Sehingga cukup tanggap lah," jelas Fajar dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (28/11/2022).
"Nah, dari komunikasi kita selama 3-5 hari pertama pasca kejadian dengan tim dari MKK Dispar Cianjur ini, kita mendapatkan identifikasi kebutuhan yang dibutuhkan oleh para pengungsi terutama, yaitu tenda, kemudia terpal, selimut, makanan dan minuman, kemudian popok bayi, serta obat-obatan dan vitamin," paparnya.
Sejauh ini, beberapa ekosistem ekonomi pariwisata kreatif yang telah berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk membantu korban gempa Cianjur di antaranya Eiger, Pondok Indah Golf, Reddoorz, dan juga dari salah satu produsen ekraf lainnya.
Lihat Juga :