Melalui WAMIFEST 2022, Bams Akui Platform Digital Dapat Mudahkan Musisi untuk Publish Karya

Selasa, 06 Desember 2022 - 10:52 WIB
loading...
Melalui WAMIFEST 2022, Bams Akui Platform Digital Dapat Mudahkan Musisi untuk Publish Karya
Dalam WAMIFEST 2022 , Bams akui platform digital memudahkan musisi meng-upload karya-karyanya. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - WAMI (Wahana Musik Indonesia) sukses gelar festival musik yang edukatif dan menghibur bertajuk WAMIFEST 2022. Menghadirkan sederet musisi ternama Indonesia, WAMIFEST 2022 dilaksanakan pada 3 Desember 2022 di Mbloc Space, Jakarta Selatan.

Tak hanya dapat disaksikan secara offline di Mbloc Space, Jakarta Selatan, namun WAMIFEST 2022 juga disiarkan secara langsung melalui Facebook Official StarHits sebagai broadcast partner WAMIFEST 2022.

Mengawali aktivitasnya yang edukatif dan menghibur, WAMIFEST menghadirkan aktivitas Diskusi Panel dengan topik “Ekosistem Musik” yang menampilkan beberapa musisi serta produser internasional sebagai narasumber. Mereka antara lain Bams, Makki Ungu, Tere, Budi “Baim” Sulistio, Tat Tong, Sevri Hadis, serta Jason Foulkes.

Baca Juga : Tampilkan 19 Karya Terpilih dari Para Penulis Lagu, WAMIFEST 2022 Gelar Konser Musik Sebagai Puncak Acara!

Sebagai WAMI Chairwoman of the Board sekaligus penyanyi dan penulis lagu, Tere mengatakan bahwa setiap orang dapat menjadi musisi. Ia juga menambahkan bahwa WAMIFEST 2022 menjadi salah satu sarana bagi para musisi atau para pencipta lagu agar lebih mengenal dan mengetahui hak-haknya sebagai pembuat musik, dalam hal ini adalah hak cipta, untuk menciptakan ekosistem musik yang sehat melalui WAMI. Terlebih di masa digital ini, semua orang dapat dengan mudah mem-publish karyanya melalui berbagai platform.

“Everybody can be a musician, can be a songwriter, tapi di satu sisi kita akan masuk ke sebuah jungle di mana kalo kita gak paham, kita gak akan bisa mengoptimalkan apa-apa saja yang seharusnya akan menjadi rights atau gak kita nantinya,” ujar Tere.

Ia juga menambahkan bahwa hal tersebut pastinya akan diatur dengan sebuah regulasi.

“In shorts, ada a bundle of regulation yang mana itu memberikan collective management society atau lembaga manajemen kolektif untuk mengerjakan tugasnya meng-collect hak-hak temen-temen yang jadi songwriter ini,” tambahnya.

Turut hadir sebagai narasumber, Bams yang namanya dikenal sejak menjadi vokalis salah satu band ternama Indonesia, Samsons, turut memberikan tanggapannya terkait era digital saat ini yang sangat memudahkan para musisi untuk mem-publish karyanya kepada para pendengar. Bams mengatakan bahwa platform-platform tersebut, seperti salah satu contohnya adalah Reels, sangat menguntungkan bagi para musisi.

Baca Juga : Buntut Kisruh Penjualan Tiket, Fans Taylor Swift Tuntut Ticketmaster

“Itu (platform digital) sangat memudahkan dan sangat membantu ya. Karena yang namanya ada platform baru, kanal baru, itu akan sangat memudahkan untuk musisi yang memang tau cara menggunakannya dan tau market-nya di mana. Sebagai musisi, tinggal kita tau uniqueness kita di mana, keunggulan kita dimana, market kita siapa, it’s actually really beneficial buat semua performer, buat semua musisi, buat semua seniman,” ujar Bams.

Tak selesai sampai aktivitas Diskusi Panel, WAMIFEST 2022 masih memiliki beberapa aktivitas lainnya, antara lain workshop, karaoke bersama, hingga konser musik yang diselenggarakan di live hall Mbloc Space dengan menampilkan 19 karya terpilih dari para penulis lagu yang dibawakan oleh musisi ternama Indonesia seperti Barry Likumahuwa, Cakra Khan, dan Aviwkila.
(wur)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3993 seconds (11.210#12.26)