Yamaha Hadirkan Bolt 950 Musuh Berat HD Iron 883

Selasa, 28 April 2020 - 08:18 WIB
loading...
Yamaha Hadirkan Bolt 950 Musuh Berat HD Iron 883
Yamaha Bolt 950 Terbaru. FOTO/ Ist
A A A
TOKYO - Pabrikan Yamaha resmi meluncurkan Bolt 950 versi 2020. Penampilannya persis dengan versi lama, cruiser Yamaha Bolt 2020 terus mengambil harga murah sebagai kekuatan terbesar jika dibandingkan dengan model Harley-Davidson Iron 883.

Diluncurkan pada 2013, Yamaha Bolt 950 atau XV950 adalah cruiser motor Jepang berukuran sedang, yang menargetkan rival tradisional Amerika seperti Scout Sixty India atau Harley-Davidson Iron 883.

Sejak itu , model ini telah menambahkan varian yang berbeda seperti SCR 950 atau Bolt Racer dengan arah cafe racer tetapi pada dasarnya, Bolt 950 asli tidak memiliki banyak perbaikan. Dan itu akan terus dipertahankan oleh Yamaha dengan 950 2020.

Mesin Bolt 950 2020 dengan kapasitas 942 cc tetap sama. Dengan silinder 2-katup SOHC 2-katup, 4 stroke silinder 85 x 83 mm dan gearbox 5-percepatan, mesin ini memberikan torsi maksimum 80 Nm. (BACA JUGA: Kawasaki Pamerkan Motor Listrik Terbaru Gunakan Transmisi Manual)

Daya ditransmisikan ke roda belakang melalui tali. Peralatan mobil juga berhenti sampai minimum dengan panel instrumen LCD monokrom kecil, sistem pengereman anti-lock ABS dan rem cakram tunggal untuk kedua roda.

Sekilas, Bolt 950 2020 terlihat sama dengan versi sebelumnya. Perubahan terbesar motor adalah pada lampu dengan lampu posisi siang hari di setiap versi. Kendaraan masih dijual dengan 2 versi normal dan R, di mana R memiliki garpu tambahan dengan tangki oli yang dapat dilepas dan menggunakan roda. Dua poin baru lainnya dari Bolt 950 2020 juga ada di R: yaitu Purplis Blue Metallic dan sepasang roda jari-jari.

Kekuatan terbesar Bolt 950 2020 dibandingkan dengan saingannya masih akan harganya. Di Jepang, versi reguler mobil berharga dari 979.000 Yen, sedangkan versi R meningkat menjadi 1.025 juta Yen.
(vit)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1237 seconds (10.177#12.26)