Ajak Musisi Mainkan Musik Kebangsaan, BPIG Gandeng Universitas Mataram
Selasa, 06 Desember 2022 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Ir. Hj. Sari Yulianti, M.T. juga mengatakan, menanamkan nilai-nilai Pancasila dapat ditempuh melalui musik dan seni. Selanjutnya hal itu bukan termasuk baru karena dahulu pernah ada contoh bila Sunan di Indonesia menjadikan musik sebagai sarana komunikasi kepada umat dalam menanamkan nilai-nilai religius. Melihat itu, menanamkan nilai-nilai Pancasila tidak hanya melalui satu cara. Apa lagi sekarang sudah zaman canggih sehingga musik dapat menjadi pemersatu bangsa.
Plh. Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP Hotrun Siregar, S.Sos.,M.Si menyatakan, konsep sosialisasi nilai-nilai Pancasila lewat musik ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Artinya, menyesuaikan dengan kedekatan anak muda dengan teknologi. Disebutkan, menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai Pancasila tidak terkesan seperti doktrin.
"Sejak kecil kita sudah dibuai dengan nyanyian dan pesan-pesan kebijaksanaan. Generasi penerus masyarakat, ya, masyarakat akademik. Kecil, tapi menjadi agen perubahan," kata Hotrun.
Conrad GV mengatakan anak muda Indonesia sekarang tidak harus menjadi masyarakat Ibu Kota ketika menitipkan pesan kebangsaan melalui lagu. Akan tetapi, selama ada jaringan internet dapat menyalurkan pesan kebangsaan dalam lagu berdasar kearifan lokal masing-masing.
"Kita tidak lagi harus sebagai orang Jakarta, sekarang semua tempat menjadi dirinya sendiri," kata Conrad GV.
Pada acara ini, BPIP bekerja sama juga dengan Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care. Adapun kolaborasi antara Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care telah menelurkan satu album musik bertema kebangsaan berjudul 'Nyanyian Rumah Indonesia'. Sinergy for Indonesia sendiri adalah komunitas anak muda yang fokus dalam gerakan membangun semangat kebangsaan.
Plh. Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP Hotrun Siregar, S.Sos.,M.Si menyatakan, konsep sosialisasi nilai-nilai Pancasila lewat musik ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Artinya, menyesuaikan dengan kedekatan anak muda dengan teknologi. Disebutkan, menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai Pancasila tidak terkesan seperti doktrin.
"Sejak kecil kita sudah dibuai dengan nyanyian dan pesan-pesan kebijaksanaan. Generasi penerus masyarakat, ya, masyarakat akademik. Kecil, tapi menjadi agen perubahan," kata Hotrun.
Conrad GV mengatakan anak muda Indonesia sekarang tidak harus menjadi masyarakat Ibu Kota ketika menitipkan pesan kebangsaan melalui lagu. Akan tetapi, selama ada jaringan internet dapat menyalurkan pesan kebangsaan dalam lagu berdasar kearifan lokal masing-masing.
"Kita tidak lagi harus sebagai orang Jakarta, sekarang semua tempat menjadi dirinya sendiri," kata Conrad GV.
Pada acara ini, BPIP bekerja sama juga dengan Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care. Adapun kolaborasi antara Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care telah menelurkan satu album musik bertema kebangsaan berjudul 'Nyanyian Rumah Indonesia'. Sinergy for Indonesia sendiri adalah komunitas anak muda yang fokus dalam gerakan membangun semangat kebangsaan.
Lihat Juga :