Penanganan Cedera Olahraga Tidak Hanya dengan Fisioterapi
Kamis, 08 Desember 2022 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pemberian obat dan perawatan fisioterapi hanyalah untuk mengurangi nyeri dan pembengkakkan pada area cedera saja.
"Kalau cuma sekadar minum obat atau difisio dengan alat, mungkin itu akan mengurangi nyeri atau menghilangkan bengkaknya tapi tidak memperkuat dan menstabilkan kaki," kata dr. Andhika.
Perawatan fisioterapi pada cedera berat tidak bisa dilakukan hanya dalam kurun waktu 1-2 minggu. Pasalnya, hal tersebut akan menyebabkan rasa sakit dari cedera dapat kembali lagi sewaktu-sewaktu.
"Makanya tidak bisa orang cedera apa lagi cukup berat. 1-2 minggu fisioterapi, iya sih bengkaknya hilang tapi ototnya masih lemah, atau ototnya kaku, sendinya masih goyang, yang kemungkinan belum stabil, ketika digunakan untuk lari sakit lagi," ungkap dr. Andhika.
Adapun cara untuk menstabilkan dan memperkuat otot yang mengalami cedera adalah dengan memberikan latihan berupa latihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi cedera pasien.
"Kalau cuma sekadar minum obat atau difisio dengan alat, mungkin itu akan mengurangi nyeri atau menghilangkan bengkaknya tapi tidak memperkuat dan menstabilkan kaki," kata dr. Andhika.
Perawatan fisioterapi pada cedera berat tidak bisa dilakukan hanya dalam kurun waktu 1-2 minggu. Pasalnya, hal tersebut akan menyebabkan rasa sakit dari cedera dapat kembali lagi sewaktu-sewaktu.
"Makanya tidak bisa orang cedera apa lagi cukup berat. 1-2 minggu fisioterapi, iya sih bengkaknya hilang tapi ototnya masih lemah, atau ototnya kaku, sendinya masih goyang, yang kemungkinan belum stabil, ketika digunakan untuk lari sakit lagi," ungkap dr. Andhika.
Adapun cara untuk menstabilkan dan memperkuat otot yang mengalami cedera adalah dengan memberikan latihan berupa latihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi cedera pasien.
Lihat Juga :