Temukan Satu Kasus Omicron BN.1 di Indonesia, Kemenkes: Kita Lihat Potensinya
Kamis, 08 Desember 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, kata dr Nadia, subvarian Omicron BN.1 belum menciptakan kenaikan kasus yang signifikan di negara lain, sedangkan gelombang varian XBB sudah dilewati.
Melansir dari nzherald bahwa BN.1 sudah terdeteksi di lebih dari 30 negara lain, termasuk Australia, Inggris, India, dan Austria. Diinformasikan beberapa kasus paling awal dari jenis tersebut, tercatat sekitar pertengahan tahun kemarin.
Varian BN.1 menjadi perhatian karena menghasilkan satu dari 100 kasus di AS, dan dinilai mempunyai kelebihan. Sebagaimana diketahui, varian sebelumnya XBB memiliki kemampuan immunity escape (menghindar dari sistem kekebalan tubuh).
"Nah kita sudah lewati gelombang XBB.1, kita perhatikan ada subvarian baru BN.1, tapi kemudian kita melihat tren juga di banyak negara belum terjadi peningkatan, nanti kita lihat pola polanya apakah ada seperti itu," jelas dr Nadia.
Melansir dari nzherald bahwa BN.1 sudah terdeteksi di lebih dari 30 negara lain, termasuk Australia, Inggris, India, dan Austria. Diinformasikan beberapa kasus paling awal dari jenis tersebut, tercatat sekitar pertengahan tahun kemarin.
Varian BN.1 menjadi perhatian karena menghasilkan satu dari 100 kasus di AS, dan dinilai mempunyai kelebihan. Sebagaimana diketahui, varian sebelumnya XBB memiliki kemampuan immunity escape (menghindar dari sistem kekebalan tubuh).
"Nah kita sudah lewati gelombang XBB.1, kita perhatikan ada subvarian baru BN.1, tapi kemudian kita melihat tren juga di banyak negara belum terjadi peningkatan, nanti kita lihat pola polanya apakah ada seperti itu," jelas dr Nadia.
(hri)
Lihat Juga :