Wajarkah Ketawa Mendengar Lelucon soal Virus Corona? Ini Kata Para Peneliti
Jum'at, 10 Juli 2020 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Skala yang sama dipakai untuk ‘level kelucuan’ (0 = gak lucu sama sekali; 6 = sangat lucu). Selain itu, ada juga formulir tes kepribadian dan informasi demografis dari responden.
Nah, hasilnya menunjukkan bahwa humor terkait virus corona atau bukan virus Corona dinilai sama-sama lucu. Selain itu, humor tentang virus Corona dianggap aman seperti humor gelap (dark jokes) lainnya.
Namun, orang-orang dengan dampak risiko penularan tinggi merasa terganggu dengan humor soal virus corona. Sementara orang yang tinggal jauh dari zona merah penularan akan merasa humor tersebut lucu.
![Wajarkah Ketawa Mendengar Lelucon soal Virus Corona? Ini Kata Para Peneliti]()
Foto: Freepik
Kepribadian orang juga ternyata punya hubungan dengan cara orang tersebut merespons lelucon virus corona.
Semakin optimistis kepribadiannya, seseorang akan menganggap humor tentang virus corona lucu. Ini juga berlaku buat orang yang memilih humor sebagai bentuk strategi coping, istilah dalam ilmu psikologi untuk menyebut mekanisme bertahan hidup dalam melawan emosi negatif yang dimiliki seseorang.
Nah, hasilnya menunjukkan bahwa humor terkait virus corona atau bukan virus Corona dinilai sama-sama lucu. Selain itu, humor tentang virus Corona dianggap aman seperti humor gelap (dark jokes) lainnya.
Namun, orang-orang dengan dampak risiko penularan tinggi merasa terganggu dengan humor soal virus corona. Sementara orang yang tinggal jauh dari zona merah penularan akan merasa humor tersebut lucu.

Foto: Freepik
Kepribadian orang juga ternyata punya hubungan dengan cara orang tersebut merespons lelucon virus corona.
Semakin optimistis kepribadiannya, seseorang akan menganggap humor tentang virus corona lucu. Ini juga berlaku buat orang yang memilih humor sebagai bentuk strategi coping, istilah dalam ilmu psikologi untuk menyebut mekanisme bertahan hidup dalam melawan emosi negatif yang dimiliki seseorang.
Lihat Juga :