Wajarkah Ketawa Mendengar Lelucon soal Virus Corona? Ini Kata Para Peneliti
Jum'at, 10 Juli 2020 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Ada temuan juga soal hubungan antara tanggapan terhadap humor gelap dengan tingkat pendidikan dan kecerdasan. Hal ini terjadi karena biasanya kita mesti mikir dulu sebelum bisa merespons jenis humor ini.
Dr. Paolo Canal juga menyebut bahwa orang yang bisa menjadikan tragedi yang dialaminya sebagai sebuah lelucon, artinya orang tersebut bisa mengontrol emosi dirinya.
“Bahkan seseorang yang dinyatakan akan meninggal saja bisa membuat lelucon untuk dirinya sendiri pada jam-jam terakhir (hidupnya). Itulah yang disebut dengan lelucon keputusasaan. Jadi, karena tidak dapat mengubah suatu takdir, setidaknya bisa membantu seseorang tetap waras,” jelasnya.
Rahma Indina Harbani
Kontributor GenSINDO
Institut Pertanian Bogor
Instagram: @rahmaharbani
Dr. Paolo Canal juga menyebut bahwa orang yang bisa menjadikan tragedi yang dialaminya sebagai sebuah lelucon, artinya orang tersebut bisa mengontrol emosi dirinya.
“Bahkan seseorang yang dinyatakan akan meninggal saja bisa membuat lelucon untuk dirinya sendiri pada jam-jam terakhir (hidupnya). Itulah yang disebut dengan lelucon keputusasaan. Jadi, karena tidak dapat mengubah suatu takdir, setidaknya bisa membantu seseorang tetap waras,” jelasnya.
Rahma Indina Harbani
Kontributor GenSINDO
Institut Pertanian Bogor
Instagram: @rahmaharbani
(it)
Lihat Juga :