Review I Wanna Dance with Somebody, Film Biografi Whitney Houston
Jum'at, 23 Desember 2022 - 12:40 WIB
loading...
Film I Wanna Dance with Somebody menceritakan perjalanan karier Whitney Houston sejak usia remaja. Foto/Sony Pictures Releasing
A
A
A
JAKARTA - Film I Wanna Dance with Somebody secara kronologis menyajikan perjalanan hidup penyanyi legendaris Whitney Houston sejak usia remaja hingga kematiannya pada 2012.
Sosok yang menghidupkan sang legenda adalah Naomi Ackie, aktrisdari Inggris dan kini berusia 30 tahun. Sementara judul filmnya diambil dari lagu andalan dari album kedua Whitney bertajuk namanya sendiri, yang dirilis pada 1987.
Film I Wanna Dance with Somebody memilih cara konvensional untuk sebuah film biografi, yaitu menceritakan kehidupan sang artis secara kronologis, dimulai dari saat bibitnya sebagai bintang mulai tampak. Meski begitu, fokus film garapan sutradara Kasi Lemon adalah pada suara emas Whitney yang mendapat julukan The Voice.
Hal ini bisa dilihat dari kegemaran Kasi Lemon menampilkan scene-scene yang menampilkan Whitney bernyanyi secara utuh satu lagu, terutama untuk lagu-lagunya yang paling populer seperti The Greatest Love of All dan I Wanna Dance with Somebody.
![Review I Wanna Dance with Somebody, Film Biografi Whitney Houston]()
Foto: Sony Pictures Releasing
Scene-scene ini ditampilkan dengan sangat dramatis, lengkap dengan gaya menyanyi sepenuh hati yang khas dari Whitney. Buat penggemar, adegan-adegan ini dijamin akan membuat mereka ikut bernyanyi, sementara bagi non-penggemar yang tumbuh pada era 1980-an dan 1990-an, itu adalah saatnya untuk bernostalgia dengan kenangan indah.
Apalagi dalam film ini suara Naomi Ackie tidak menggantikan vokal Whitney saat bernyanyi. Mayoritas lagu yang ditampilkan memang dinyanyikan oleh Whitney, dengan modifikasi demi menyesuaikan dengan pengalaman sinematik di bioskop.
Sosok yang menghidupkan sang legenda adalah Naomi Ackie, aktrisdari Inggris dan kini berusia 30 tahun. Sementara judul filmnya diambil dari lagu andalan dari album kedua Whitney bertajuk namanya sendiri, yang dirilis pada 1987.
Film I Wanna Dance with Somebody memilih cara konvensional untuk sebuah film biografi, yaitu menceritakan kehidupan sang artis secara kronologis, dimulai dari saat bibitnya sebagai bintang mulai tampak. Meski begitu, fokus film garapan sutradara Kasi Lemon adalah pada suara emas Whitney yang mendapat julukan The Voice.
Hal ini bisa dilihat dari kegemaran Kasi Lemon menampilkan scene-scene yang menampilkan Whitney bernyanyi secara utuh satu lagu, terutama untuk lagu-lagunya yang paling populer seperti The Greatest Love of All dan I Wanna Dance with Somebody.

Foto: Sony Pictures Releasing
Scene-scene ini ditampilkan dengan sangat dramatis, lengkap dengan gaya menyanyi sepenuh hati yang khas dari Whitney. Buat penggemar, adegan-adegan ini dijamin akan membuat mereka ikut bernyanyi, sementara bagi non-penggemar yang tumbuh pada era 1980-an dan 1990-an, itu adalah saatnya untuk bernostalgia dengan kenangan indah.
Apalagi dalam film ini suara Naomi Ackie tidak menggantikan vokal Whitney saat bernyanyi. Mayoritas lagu yang ditampilkan memang dinyanyikan oleh Whitney, dengan modifikasi demi menyesuaikan dengan pengalaman sinematik di bioskop.
Lihat Juga :