Jadi Pusat Malam Pergantian Tahun, Sandiaga Uno Lakukan Peninjauan Kesiapan TMII
Selasa, 27 Desember 2022 - 14:13 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meninjau kesiapan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. / Foto: Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meninjau kesiapan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. TMII sendiri telah direvitalisasi, dan kini dikelola PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC).
Menurut Menparekraf Sandiaga , TMII nantinya akan menjadi pusat wisata di Jakarta saat malam pergantian baru pada 31 Desember 2022. Peninjauan yang dilakukan juga sebagai antisipasi kedatangan masyarakat hingga 60 ribu orang, yang akan memadati TMII.
"Tentunya karena TMII jadi pusat untuk malam pergantian tahun di 31 Desember, antisipasinya 60 ribu masyarakat yang akan hadir tentunya harus dipastikan keselamatan, kesehatan dan keamanan," ungkap Sandiaga Uno di TMII, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2022).
Baca juga: Strategi Sandiaga Uno Datangkan 3,6 Juta Wisman pada 2023
Sandiaga pun mengimbau agar segala halnya, mulai dari crowd control, protokol kesehatan (prokes) sampai evacuation plan atau rencana evakuasi dan e-learning system harus betul-betul disosialisasi dan dipatuhi, guna menjaga keselamatan wisatawan itu sendiri saat berada di TMII.
Menurut Menparekraf Sandiaga , TMII nantinya akan menjadi pusat wisata di Jakarta saat malam pergantian baru pada 31 Desember 2022. Peninjauan yang dilakukan juga sebagai antisipasi kedatangan masyarakat hingga 60 ribu orang, yang akan memadati TMII.
"Tentunya karena TMII jadi pusat untuk malam pergantian tahun di 31 Desember, antisipasinya 60 ribu masyarakat yang akan hadir tentunya harus dipastikan keselamatan, kesehatan dan keamanan," ungkap Sandiaga Uno di TMII, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2022).
Baca juga: Strategi Sandiaga Uno Datangkan 3,6 Juta Wisman pada 2023
Sandiaga pun mengimbau agar segala halnya, mulai dari crowd control, protokol kesehatan (prokes) sampai evacuation plan atau rencana evakuasi dan e-learning system harus betul-betul disosialisasi dan dipatuhi, guna menjaga keselamatan wisatawan itu sendiri saat berada di TMII.
Lihat Juga :