CERMIN: Kisah Laki-Laki Sinis dan Gadis Teka-Teki
Sabtu, 31 Desember 2022 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Di kutub yang berbeda, mari berkenalan dengan Lily. Perempuan dengan perawakan biasa saja, berwajah manis dengan potongan rambut bob, punya kecintaan besar pada buku dan selalu memandang dunia dari sisi positif.
Karakterisasi Dash dan Lily adalah formula bagi komedi romantis. Namun bagaimana mereka bertemu yang menjadi daya tarik menarik dari serial Dash & Lilyyang tayang di Netflix. Lily yang tak pandai bergaul setengah dipaksa kakaknya untuk menjalin hubungan dengan seseorang.
Sang kakak, Langston, punya cara unik. Ia meninggalkan jurnal berwarna merah di sebuah toko buku dengan sebuah petunjuk yang hanya bisa dipahami bagi seseorang yang mencintai buku. Jurnal itu menarik perhatian Dash yang lalu membacanya dan akhirnya memainkan permainan teka-teki itu.
![CERMIN: Kisah Laki-Laki Sinis dan Gadis Teka-Teki]()
Foto: Netflix
Kita pun dibawa berkeliling New York. Membaca beragam petunjuk, mengunjungi berbagai tempat dan membiarkan diri larut dalam teka-teki. Dash menyukai permainan teka-teka itu dan membiarkan dirinya mengenal Lily melalui tulisan-tulisannya. Demikian pula Lily yang membiarkan sisi-sisi hidupnya terbuka di hadapan Dash.
Tapi seperti Joe dan Kathleen, permainan terasa menyenangkan ketika belum ada pemenang dan belum ada yang harus mengalah. Dash dan Lily juga membiarkan ekspektasi mereka membubung bersama sosok pria/perempuan impian mereka masing-masing. Hanya untuk pada akhirnya tahu bahwa kesempurnaan hanyalah sebuah konsep dan mungkin hanya terjadi dalam dongeng.
![CERMIN: Kisah Laki-Laki Sinis dan Gadis Teka-Teki]()
Foto: Netflix
Karakterisasi Dash dan Lily adalah formula bagi komedi romantis. Namun bagaimana mereka bertemu yang menjadi daya tarik menarik dari serial Dash & Lilyyang tayang di Netflix. Lily yang tak pandai bergaul setengah dipaksa kakaknya untuk menjalin hubungan dengan seseorang.
Sang kakak, Langston, punya cara unik. Ia meninggalkan jurnal berwarna merah di sebuah toko buku dengan sebuah petunjuk yang hanya bisa dipahami bagi seseorang yang mencintai buku. Jurnal itu menarik perhatian Dash yang lalu membacanya dan akhirnya memainkan permainan teka-teki itu.

Foto: Netflix
Kita pun dibawa berkeliling New York. Membaca beragam petunjuk, mengunjungi berbagai tempat dan membiarkan diri larut dalam teka-teki. Dash menyukai permainan teka-teka itu dan membiarkan dirinya mengenal Lily melalui tulisan-tulisannya. Demikian pula Lily yang membiarkan sisi-sisi hidupnya terbuka di hadapan Dash.
Tapi seperti Joe dan Kathleen, permainan terasa menyenangkan ketika belum ada pemenang dan belum ada yang harus mengalah. Dash dan Lily juga membiarkan ekspektasi mereka membubung bersama sosok pria/perempuan impian mereka masing-masing. Hanya untuk pada akhirnya tahu bahwa kesempurnaan hanyalah sebuah konsep dan mungkin hanya terjadi dalam dongeng.

Foto: Netflix
Lihat Juga :