Iga Massardi Tetap Kreatif di Masa Pandemi
Minggu, 12 Juli 2020 - 20:50 WIB
loading...
Kondisi serbaterbatas akibat pandemi justru menjadi peluang bagi Iga Massardi untuk lebih banyak berkarya. Foto/SINDOnews/Thomasmanggalla
A
A
A
JAKARTA - Musisi Iga Massardi terus mencoba kreatif dengan melakukan sejumlah aktivitas di tengah pandemi saat ini.
Menurut Iga, kondisi serbaterbatas akibat pandemi justru menjadi peluang bagi musisi seperti dirinya untuk lebih banyak berkarya di rumah karena memiliki keleluasaan waktu. (Baca Juga: Aktor India Amitabh Bachchan Terinfeksi COVID-19 )
"Justru di tengah pandemi kita menjadi punya waktu lebih banyak untuk berkarya. Pilih kegiatan yang bisa dinikmati orang banyak seperti podcast, bermusik , dan lain-lain," kata vokalis dan gitaris band Barasuara itu melalui konferensi virtual AONIC 50 Wireless Noice Cancelling Headphone yang diikuti SINDOnews, belum lama ini.
Iga mengatakan, aktivitas kesehariannya selama masa new normal diupayakan agar tidak berubah banyak. Di saat kebanyakan orang seperti menjelma menjadi "kaum rebahan", musisi kelahiran Jakarta, 9 November 1985 ini memilih tetap berkarya.
“Di masa kayak gini, kita jadi punya waktu lebih banyak. Daripada dipakai buat browsing dan main Instagram, lebih baik pilih kegiatan yang bisa dinikmati orang banyak,” tandas vokalis yang selalu mengenakan batik saat manggung ini.
Menurut Iga, kondisi serbaterbatas akibat pandemi justru menjadi peluang bagi musisi seperti dirinya untuk lebih banyak berkarya di rumah karena memiliki keleluasaan waktu. (Baca Juga: Aktor India Amitabh Bachchan Terinfeksi COVID-19 )
"Justru di tengah pandemi kita menjadi punya waktu lebih banyak untuk berkarya. Pilih kegiatan yang bisa dinikmati orang banyak seperti podcast, bermusik , dan lain-lain," kata vokalis dan gitaris band Barasuara itu melalui konferensi virtual AONIC 50 Wireless Noice Cancelling Headphone yang diikuti SINDOnews, belum lama ini.
Iga mengatakan, aktivitas kesehariannya selama masa new normal diupayakan agar tidak berubah banyak. Di saat kebanyakan orang seperti menjelma menjadi "kaum rebahan", musisi kelahiran Jakarta, 9 November 1985 ini memilih tetap berkarya.
“Di masa kayak gini, kita jadi punya waktu lebih banyak. Daripada dipakai buat browsing dan main Instagram, lebih baik pilih kegiatan yang bisa dinikmati orang banyak,” tandas vokalis yang selalu mengenakan batik saat manggung ini.
Lihat Juga :