Sering Ngopi? Ketahui Inilah Dampak Negatif Terlalu Banyak Konsumsi Kafein
Senin, 02 Januari 2023 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Asupan harian yang sangat tinggi 1.000 mg atau lebih per hari dilaporkan menyebabkan kegugupan, kegelisahan, dan gejala serupa pada kebanyakan orang, sedangkan asupan sedang dapat menyebabkan efek serupa pada individu yang sensitif terhadap kafein.
Selain itu, dosis sedang telah terbukti menyebabkan pernapasan cepat dan meningkatkan tingkat stres saat dikonsumsi sekaligus.
2. Susah Tidur
Kemampuan kafein untuk membantu orang tetap terjaga merupakan keunggulan dan kualitas dari kafein terutama yang ada pada kopi. Disisi lain terlalu banyak kafein juga dapat mempersulit untuk tidur lebih awal atau cukup.
Studi menemukan bahwa asupan kafein yang lebih tinggi meningkatkan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Hal tersebut juga dapat mengurangi waktu tidur total, terutama pada orang tua.
Meskipun kopi dan teh adalah sumber kafein yang paling tinggi, namun kandungan kafein ini juga ditemukan dalam soda, kakao, minuman berenergi, dan beberapa jenis obat.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kafein bekerja di dalam tubuh selama rata-rata lima jam, periode waktunya dapat berkisar dari satu setengah jam hingga sembilan jam, tergantung pada individu.
Penting untuk memperhatikan jumlah dan waktu Anda mengkonsumsi kafein agar tak mempengaruhi kualitas tidur.
3. Masalah Pencernaan
Banyak orang menemukan bahwa secangkir kopi di pagi hari membantu buang air besar. Efek pencahar kopi dikaitkan dengan pelepasan gastrin, hormon yang diproduksi perut yang mempercepat aktivitas di usus besar. Terlebih lagi, kopi tanpa kafein telah terbukti menghasilkan respons yang serupa.
Namun, kafein sendiri tampaknya juga merangsang pergerakan usus dengan meningkatkan gerakan peristaltik, kontraksi yang menggerakkan makanan melalui saluran pencernaan.
Selain itu, dosis sedang telah terbukti menyebabkan pernapasan cepat dan meningkatkan tingkat stres saat dikonsumsi sekaligus.
2. Susah Tidur
Kemampuan kafein untuk membantu orang tetap terjaga merupakan keunggulan dan kualitas dari kafein terutama yang ada pada kopi. Disisi lain terlalu banyak kafein juga dapat mempersulit untuk tidur lebih awal atau cukup.
Studi menemukan bahwa asupan kafein yang lebih tinggi meningkatkan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Hal tersebut juga dapat mengurangi waktu tidur total, terutama pada orang tua.
Meskipun kopi dan teh adalah sumber kafein yang paling tinggi, namun kandungan kafein ini juga ditemukan dalam soda, kakao, minuman berenergi, dan beberapa jenis obat.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kafein bekerja di dalam tubuh selama rata-rata lima jam, periode waktunya dapat berkisar dari satu setengah jam hingga sembilan jam, tergantung pada individu.
Penting untuk memperhatikan jumlah dan waktu Anda mengkonsumsi kafein agar tak mempengaruhi kualitas tidur.
3. Masalah Pencernaan
Banyak orang menemukan bahwa secangkir kopi di pagi hari membantu buang air besar. Efek pencahar kopi dikaitkan dengan pelepasan gastrin, hormon yang diproduksi perut yang mempercepat aktivitas di usus besar. Terlebih lagi, kopi tanpa kafein telah terbukti menghasilkan respons yang serupa.
Namun, kafein sendiri tampaknya juga merangsang pergerakan usus dengan meningkatkan gerakan peristaltik, kontraksi yang menggerakkan makanan melalui saluran pencernaan.
Lihat Juga :