Mengapa Gula Berdampak Buruk bagi Kesehatan? Yuk Simak 4 Alasannya Berikut Ini

Rabu, 04 Januari 2023 - 06:26 WIB
loading...
Mengapa Gula Berdampak...
Mengonsumsi gula terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes, gigi berlubang, dan lainnya. / Foto: ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Gula merupakan jenis karbohidrat sederhana yang terdapat secara alami di beberapa makanan dan minuman. Gula juga merupakan zat aditif dalam makanan dan minuman tertentu.

Mengonsumsi gula terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan , seperti meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes, gigi berlubang, dan lainnya.

Sebagaimana dinukil dari laman kesehatan Medical News Today, berikut 4 alasan mengapa gula buruk untuk Anda.

Baca juga: Berisiko Gejala Berat, Satgas Covid-19 IDI Ingatkan Lansia Waspadai Subvarian BF.7

1. Kurangnya Nilai Gizi

Menambahkannya ke makanan dan minuman secara signifikan meningkatkan kandungan kalorinya tanpa menambahkan manfaat nutrisi apa pun.

Tubuh biasanya mencerna makanan dan minuman ini dengan cepat. Hal ini berarti bahwa gula bukan sumber energi yang baik.

Produk yang secara alami mengandung gula berbeda. Misalnya, buah-buahan dan produk susu mengandung gula alami. Tubuh mencerna makanan ini lebih lambat, menjadikannya sumber energi yang bertahan lama. Buah-buahan juga mengandung serat serta berbagai vitamin dan mineral.

2. Penambahan Berat Badan

Risiko signifikan mengonsumsi gula makanan berlebih adalah penambahan berat badan.

Dalam kebanyakan kasus, makanan dan minuman manis mengandung kalori tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak produk ini akan menyebabkan penambahan berat badan, bahkan dengan olahraga teratur. Ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa kelebihan gula adalah penyebab kenaikan berat badan.

Karena tubuh biasanya mencerna produk yang mengandung gula tambahan lebih cepat, mereka tidak mengimbangi rasa lapar untuk waktu yang lama. Hal ini dapat menyebabkan makan lebih teratur sepanjang hari dan asupan kalori yang lebih besar secara keseluruhan.

Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan bahwa gula dapat memengaruhi jalur biologis yang mengatur rasa lapar.

Leptin adalah hormon yang mengatur rasa lapar dengan menentukan berapa banyak energi yang dibutuhkan tubuh. Gangguan fungsi leptin dapat menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas.

Penting untuk dicatat bahwa gula tidak menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas dengan sendirinya. Gula adalah salah satu dari beberapa penyebab. Kelebihan berat badan atau obesitas adalah hasil dari interaksi yang kompleks antara pola makan, aktivitas fisik, genetika, serta faktor sosial dan lingkungan.

Namun, membatasi jumlah gula dalam makanan adalah salah satu cara paling sederhana untuk mencegah kenaikan berat badan.

3. Gigi Berlubang

Mengonsumsi gula berlebih dapat mengakibatkan kerusakan gigi, yang dapat menyebabkan perkembangan gigi berlubang.

Setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi, bakteri di mulut membentuk lapisan tipis plak di atas gigi. Bakteri ini bereaksi dengan gula yang ada dalam makanan dan minuman. Reaksi ini memicu pelepasan asam yang merusak gigi.

Membatasi asupan makanan tinggi gula merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah gigi berlubang.

4. Penyakit Jantung

Hasil studi selama 15 tahun menunjukkan bahwa orang dengan banyak tambahan gula dalam makanannya secara signifikan lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung daripada orang dengan sedikit tambahan gula dalam makanannya.

Sekali lagi, saran penelitian bahwa minuman bergula meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini mungkin karena minuman manis tinggi kalori, tidak memengaruhi rasa lapar, dan memberikan energi yang tidak mencukupi.

Meskipun ada kaitan yang jelas, diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami hubungan antara gula dan penyakit jantung.

Gula itu sendiri tidak berbahaya, namun mengonsumsi sumber gula alami lebih baik untuk kesehatan daripada mengonsumsi gula tambahan.

Memiliki kelebihan gula dalam makanan dapat menyebabkan berbagai kondisi, termasuk penyakit jantung, penambahan berat badan, dan diabetes.

Baca juga: Mengenal Penyakit Mami Popon, Pendarahan Paru-Paru dan Stroke

Untuk mengetahui gula tambahan dalam produk makanan, penting untuk membaca label pada kemasan produk.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Purbaya Terciduk Jalan-jalan...
Purbaya Terciduk Jalan-jalan ke Mal di Tengah Isu Kesehatan
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Buruk untuk Kesehatan...
Buruk untuk Kesehatan Otak, Berikut Makanan yang Menyebabkan Pikun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved