Allianz Indonesia Gelar Kompetisi Lawan Bullying dengan Stand-Up Comedy
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:34 WIB
loading...
A
A
A
Metode asertif dipilih EDU Foundation karena dapat meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri melalui perasaan, perilaku, harapan, dan opini dalam perilaku sosial yang tepat.
“Komedi yang diciptakan dalam lingkungan yang aman, untuk tujuan edukasi. Bersenang-senang secara positif akan baik sekali manfaatnya untuk meningkatkan semangat antibullying dan solidaritas. We’re in this together, perlu care satu sama lain, bukan bully satu sama lain,” papar Astrid Wen, Psikolog PION Clinician sekaligus Praktisi Theraplay.
Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi ini terbuka untuk seluruh jenjang usia kategori SMA/SMK/MA. Pendaftaran dimulai pada Agustus 2020 dan akan diberikan pembekalan diri yaitu Psikoedukasi Self-Worth serta pelatihan stand-up comedy untuk 25 pendaftar yang lolos di bulan September. (Baca Juga: Di Momen Ulang Tahun ke-29, Tupperware Perkenalkan Tuppershop )
Setelah itu, 12 peserta terbaik akan lolos ke babak final dan memiliki kesempatan dibimbing oleh komika untuk menyiapkan penampilan malam final di bulan Oktober. Yang menarik, para pemenang ini nantinya menjadi duta yang akan melakukan kampanye antibullying melalui media sosial.
Selain Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi, rangkaian kegiatan PEDIA yang telah dijalankan oleh Yayasan Allianz Peduli bersama EDU Foundation meliputi kantin sehat, gerakan cuci tangan, serta pelatihan kurikulum 2013 dan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk pengajar PAUD.
“Komedi yang diciptakan dalam lingkungan yang aman, untuk tujuan edukasi. Bersenang-senang secara positif akan baik sekali manfaatnya untuk meningkatkan semangat antibullying dan solidaritas. We’re in this together, perlu care satu sama lain, bukan bully satu sama lain,” papar Astrid Wen, Psikolog PION Clinician sekaligus Praktisi Theraplay.
Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi ini terbuka untuk seluruh jenjang usia kategori SMA/SMK/MA. Pendaftaran dimulai pada Agustus 2020 dan akan diberikan pembekalan diri yaitu Psikoedukasi Self-Worth serta pelatihan stand-up comedy untuk 25 pendaftar yang lolos di bulan September. (Baca Juga: Di Momen Ulang Tahun ke-29, Tupperware Perkenalkan Tuppershop )
Setelah itu, 12 peserta terbaik akan lolos ke babak final dan memiliki kesempatan dibimbing oleh komika untuk menyiapkan penampilan malam final di bulan Oktober. Yang menarik, para pemenang ini nantinya menjadi duta yang akan melakukan kampanye antibullying melalui media sosial.
Selain Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi, rangkaian kegiatan PEDIA yang telah dijalankan oleh Yayasan Allianz Peduli bersama EDU Foundation meliputi kantin sehat, gerakan cuci tangan, serta pelatihan kurikulum 2013 dan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk pengajar PAUD.
(tsa)
Lihat Juga :