Harmoni Kain Indonesia

Rabu, 27 Mei 2015 - 09:37 WIB
Harmoni Kain Indonesia
Harmoni Kain Indonesia
A A A
Deretan busana eksplorasi dari keindahan kain negeri hadir mengisi panggung Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF ) 2015, Senin (25/5) lalu. Tajuk “Kain Negeri” kembali dihadirkan yang merupakan kolaborasi penampilan desainer dari Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI).

Enam desainer dari IPMI yang tahun ini mengisi “Kain Negeri” adalah Carmanita, Danny Satriadi, Liliana Lim, Tri Handoko, Yongki Budisutisna, dan Yogie Pratama. Muncul pertama, koleksi dari Danny Satriadi dengan deretan busana bertajuk “Itsydaisee” yang merupakan penerjemahan dari bunga daisy yang dikembangkan ke dalam motif batik untuk Arkamaya.

“Arkamaya masih mengangkat batik Cirebonan. Di sini motif bunga daisy disederhanakan menjadi motif kawung dan truntum yang mengandung filosofi tentang panjang umur dan kesucian,” tutur Danny sebelum pergelaran. Dengan bahan dasar katun yang merupakan material yang dibuat untuk bahan dasar batik dan ATBM.

Tampilan batik juga diberikan sentuhan motif grafis, motif batik tersebut diimplementasikan ke dalam motif Cirebonan khas berupa burung dan bunga buketan sehingga membentuk gradasi warna yang unik dan menarik. Selain itu disisipkan beberapa teknik, digital printing , laser cut, baik dari acrlic maupun transfer paper yang merupakan pusat perhatian dari setiap potongannya.

Sementara, warna yang digunakan kali ini cukup beragam dengan dominasi palet persian blue dan briliant peach . Koleksi dari Tri Handoko selanjutnya hadir dengan 10 tampilan. Teknik jumputan pertama kalinya digunakan yang dikerjakan sendiri tanpa perajin dan dibuat dalam warna monokromatik hitam dan putih. Sebagian besar cutting muncul loose dan structure .

Kemudian, Liliana Lim lewat judul “Cadudasa” yang diambil dari bahasa Sanskerta memiliki arti cemerlang. Liliana mentransformasikan kain ikat Bali yang merupakan kriya tenun Indonesia hasil tenun bukan mesin dari helaian benang yang dipadu bersama lace warna lime green mencolok dan lace dark blue bertaut aplikasi beading . Liliana memberi delapan tampilan busana dengan yang pertama muncul berupa dress hitam tanpa lengan berdetail embllishment .

Lalu nampak atasan neon kuning dalam potongan crop top tanpa lengan yang dipadu bersama celana lebar 7/8. Ada pula maxi dress yang bermain grafis dengan aksen garis kerah “V” dipadu rok melebar. Di koleksi ini Liliana banyak menekankan permainan detail embllishment lewat batu-batu.

Adapun Yongki Budisutisna selanjutnya memberi tampilan permainan color blocking untuk eksplorasi kain Nusantara. Di antaranya juga mengambil desain pada permainan warna dan garis melengkung, seperti lengkungan kelopak bunga. Aksesori model hadir dengan ikat rambut bunga yang terkesan playful dan centil.

“Lewat kain negeri, saya ingin mengajak kaum muda untuk melirik kekayaan budaya Indonesia,” ucap Yongki. Terinspirasi keberagaman warna dan motif yang terdapat di berbagai jenis kain khas tradisional. Tema “Coalition” dari deretan busana Yongki merupakan penggabungan kain batik Cirebon, tenun Bali, dan songket dalam perpaduan dan harmoni warna cerah.

Selanjutnya, Charmanita untuk pergelaran kain negeri kali ini tampil lebih natural dengan warna-warna alam seperti cokelat. Charmanita memilih teknik Majalaya woven , tampil tema woven ini hingga benang-benang yang digunakan. Materialnya juga dikawinkan dengan bahan sulam dan vintage sulam India dan songket.

“Dalam pergelaran Kain Negeri ini, kami semua punya peran untuk mengangkat kekayaan Indonesia agar jangan punah dan dimakan oleh budaya lain yang masuk,” sebut Charmanita. Terakhir, desainer Yogie Pratama lewat eksplorasi songket Palembang, membuat koleksi yang bisa di-mixand match tapi ide yang modern.

Dyah ayu pamela
(bbg)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Motif Unik Penuh Warna...
Motif Unik Penuh Warna Emikoawa yang Cocok untuk Keseharian Muslimah
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
56 menit yang lalu
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
1 jam yang lalu
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
2 jam yang lalu
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
2 jam yang lalu
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
6 jam yang lalu
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
16 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved