Terpikat Tenun Indonesia Timur

Minggu, 07 Juni 2015 - 08:25 WIB
Terpikat Tenun Indonesia...
Terpikat Tenun Indonesia Timur
A A A
INDONESIA Inspiring Women Day (IIWD ) untuk pertama kalinya digelar di Jakarta. Bertempat di Grand Ballroom Klub Kelapa Gading, keindahan kain dari daerah Nusa Tenggara Timur dihadirkan oleh Yeni Sebayang selaku penggagas IIWD .

IIWD memberikan kesempatan kepada para penenun dari daerah Indonesia bagian timur untuk memamerkan hasil karya mereka ke masyarakat urban Jakarta. “Saya tergerak untuk mengadakan IIWD karena ingin menghadirkan wadah yang dapat mempertemukan dan menyatukan kaum perempuan untuk bersama-sama berkontribusi dalam mengangkat citra seni dan budaya Indonesia,” kata Yeni Sebayang.

Dengan mengangkat tema “Delivering Indonesian Premium Textile For Everyone”, IIWD mengajak kaum perempuan Indonesia untuk mengenal lebih dekat keindahan kain tradisional timur. “Jika kain batik sudah dikenal luas sebagai salah satu kain tradisional Indonesia, maka para penenun dari daerah bagian timur Indonesia, seperti Samarinda, Sambas, Manado, Bali, Bima, Kupang, Lombok, Ternate, hingga Flores juga ingin memperkaya wawasan budaya perempuan urban Jakarta dengan memperkenalkan kain khas masingmasing,” ujar Yeni.

Di IIWD 2015 beberapa waktu lalu, pengunjung bisa melihat cara menenun yang dilakukan para perajin kain, juga bisa mempelajari, atau bahkan membeli kain-kain dari daerah tersebut langsung dari para penenun. Koleksi tenun yang dipamerkan, di antaranya dari Flores, Kupang, Samarinda, Bali, Bima, Lombok, Ternate, dan Manado. Kain tenun khas NTT merupakan salah satu kain tenun yang masih menjaga keaslian motifnya.

Jika beberapa daerah sudah lebih menyesuaikan motif kain dengan perubahan zaman. Motif atau pola yang ada merupakan manifestasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat dan memiliki ikatan emosional yang cukup erat dengan masyarakat di tiap suku. Ada tiga jenis kain tenun yang menjadi kain khas dari Nusa Tenggara Timur, yaitu kain tenun ikat, kain tenun buna, kaintenun lotis atau songket. Imelda Fransisca, Miss Indonesia 2005, mengaku menggemari tenun khas Nusantara.

“Saya melihat kain juga mempunyai makna tersendiri bagi setiap daerah di Indonesia. Melihat secara langsung bagaimana susahnya membuat kain tenun membuat saya sangat menghargai tenun Indonesia,” kata Fransisca.

Andari novianti
(ars)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Motif Unik Penuh Warna...
Motif Unik Penuh Warna Emikoawa yang Cocok untuk Keseharian Muslimah
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
10 menit yang lalu
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
42 menit yang lalu
Viral! Shakira Sapa...
Viral! Shakira Sapa Penggemar Pakai Bahasa Korea usai Bertemu BTS
1 jam yang lalu
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
1 jam yang lalu
MNCTV Buka Audisi KDI...
MNCTV Buka Audisi KDI 2026 dan DMD Panggung Rezeki di Klaten, Kesempatan Wujudkan Mimpi Jadi Bintang Dangdut
1 jam yang lalu
Ruben Onsu dan Sarwendah...
Ruben Onsu dan Sarwendah Bertemu di Sidang Mediasi, Begini Suasananya
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved