Utang Lari dan Utang Gambar

Senin, 03 Agustus 2015 - 08:19 WIB
Utang Lari dan Utang...
Utang Lari dan Utang Gambar
A A A
DONASI unik atau kreatif semakin banyak digalakkan oleh komunitas bahkan individu. Tentu saja, berbagai kejadian menarik pernah dialami oleh komunitas ini selama mengumpulkan donasi.

Setiap kegiatan yang dilakukan menjadi sarana ruang berdiskusi bagi para anggota atau bahkan para pemberi donasi. Bertemu dengan orang-orang yang berbeda pun menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka.

“Kotak gambar yang biasa kita gunakan untuk membuat sketsa itu adalah adaptasi dari kegiatan seorang seniman bernama Tobias Gutmann. Dia keliling dunia buat ngegambarin orang-orang. Lalu saya ngobrol dengan beliau dan meminta izin untuk mengadaptasi kotak tersebut. Dia sangat supportkarena kegiatan ini untuk kemanusiaan,” ungkap Rukii dari Komunitas Lemari Buku-Buku.

Selain bertemu dengan orang baru dan berbeda, mengetahui kebudayaan yang berbeda-beda saat berkeliling Indonesia untuk melakukan donasi pun menjadi pengalaman yang menarik. “Saat saya lari sambil berfoto-foto di berbagai daerah, mereka menganggap itu menarik. Selama ini kan orang pikir lari berkilometer itu bosan dan melelahkan, tapi ternyata kalau diolah dengan konsep menarik, jadi fun,” tambah Hariadhi, inisiator #laribayaran.

Namun, di balik berbagai pengalaman menarik yang dialami, ada tantangan juga yang banyak dialami oleh berbagai komunitas dalam mengumpulkan dana donasi. “Kalau saya, ada yang mencela, membully, merasa tak suka dengan kegiatan yang saya lakukan,” ujar Hariadhi yang menyebut dirinya sebagai entrepreneur social business ini.

Tidak hanya itu, kadang kala mereka juga harus menyelesaikan tantangan lari yang masih belum terselesaikan. “Dana yang terkumpul sekarang Rp17,8 juta yang berarti kami harus berlari sejauh 178 km, tapi sampai sekarang kami baru bisa menyelesaikan 147 km, masih ada utang yang harus kami bayar,” ungkap Firman dari @larisekilo.

Protes pun kadang kala harus mereka hadapi saat mengumpulkan donasi dengan waktu yang menjadi salah satu kendalanya. “Karena terlalu banyak yang nyumbang, sementara kami didera oleh banyaknya pekerjaan kantor, jadi kadang bagi para donatur yang mengirim via pos suka terlambat eksekusi gambarnya, jadi kadang suka ada yang nanyain,” tutur Rukii.

Di balik suka-duka yang dihadapi oleh berbagai komunitas ini, masih ada kegembiraan yang mereka dapatkan. Tanggapan positif mereka terima dari para donatur yang ingin memberikan donasi mereka. Orangorang yang peduli dengan kegiatan berbagi semakin banyak dan berkembang, terlebih para generasi muda yang mulai menyadari betapa pentingnya berbagi dengan sesama.

Transparansi dana juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan semakin banyak orang ingin melakukan donasi. “Kita selalu memanfaatkan media sosial. Kita akan unggah hasil sumbangan yang sudah dikumpulkan agar semuanya jelas,” ujar Hariadhi.

Andari novianti
(ftr)
Berita Terkait
Watsons Kembali Gelar...
Watsons Kembali Gelar Health, Wellness and Beauty Awards
Palopo Beauty and Wedding...
Palopo Beauty and Wedding Expo Bakal Digelar Februari 2022
Jelajah Ragam Kuliner...
Jelajah Ragam Kuliner Serta Fashion and Beauty di PergiKuliner XploRasa
5 Film tentang Cinta...
5 Film tentang Cinta Terlarang Terbaik, Nomor 3 Dibintangi Leonardo DiCaprio
Best Beauty and Style,...
Best Beauty and Style, Salon Pertama di Phinisi Point Resmi Beroperasi
Disney Bagikan Resep...
Disney Bagikan Resep Grey Stuff, Makanan Penutup Beauty and the Beast
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
28 menit yang lalu
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
38 menit yang lalu
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
58 menit yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
1 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
2 jam yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved