Kreativitas di Popcon Asia 2015

Sabtu, 08 Agustus 2015 - 10:59 WIB
Kreativitas di Popcon...
Kreativitas di Popcon Asia 2015
A A A
PARA penggiat industri kreatif tergabung dalam festival budaya populer, yakni Popcon Asia 2015 , menyajikan hasil proyek kreativitasnya guna menciptakan koneksi, kolaborasi, dan inovasi baru di Jakarta Convention Center.

Acara yang digelar pada Jumat (7/8) hingga Minggu (9/8) itu mengajak para praktisi industri kreatif dari berbagai bidang, seperti komik, film, animasi, desain grafis, video, dan kerajinan tangan.

Mendukung perkembangan industri kreatif menjadi semakin pesat. Penggagas Popcon Asia , Grace Kusnadi mengatakan, tantangan dari para kreator adalah menemukan industri yang cocok sehingga karya yang sudah dihasilkan dapat dipamerkan kepada publik.

“Tentunya ini juga menjadi ajang supaya setiap produk kreatif dapat dipasarkan ke ranah internasional. Kami pacu lagi supaya potensi ide mereka lebih tereksplorasi,” ujarnya usai pembukaan Popcon Asia 2015 di Jakarta Convention Center, kemarin.

Selain itu, acara yang ditargetkan mendapatkan 35.000 pengunjung ini juga memberikan penghargaan melalui Kosasih Award untuk mengapresiasi karya-karya para kreator. Menurut Grace, setiap tahun partisipan para penggiat industri kreatif terus bertambah.

Hal ini karena semakin dimudahkannya penggunaan teknologi untuk pembuatan karya. Popcon Asia yang mengambil tema “Creative Galaxy” ini juga turut menyuguhkan kesempatan untuk para pengunjung dapat belajar produk kreatif. Adapun kelas yang ditawarkan, yaitu Workshop Xilam Studio, Storytelling Salman Aristo , dan Animation Workshop .

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyampaikan inisiasi atas acara ini lebih dikembangkan lagi dengan mengajak partisipasi dari negara lain. Walau hingga saat ini, kesuksesan penyelenggaraan acara juga telah didukung dari Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Filipina, Jepang, Amerika Serikat, dan Prancis.

“Pemerintah akan terus memberikan perhatian pada agenda ini serta membuka peluang bagi investor luar negeri untuk berperan dalam produksi karya mereka,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ada pula keinginan dari pemerintah untuk mengarsipkan semua produk lokal yang menjadi nilai tambah bagi ekonomi dalam negeri.

Rabia Edra Almira
(ftr)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Bali Fashion Trend 2023...
Bali Fashion Trend 2023 Masuki Era Baru, Hadirkan Wastra Kekinian
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
1 jam yang lalu
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
4 jam yang lalu
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
7 jam yang lalu
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
8 jam yang lalu
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
11 jam yang lalu
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
20 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved