Bayi Prematur Bisa Muncul Akibat Sakit Gigi & Gusi Pada Bumil

Kamis, 03 September 2015 - 20:28 WIB
Bayi Prematur Bisa Muncul...
Bayi Prematur Bisa Muncul Akibat Sakit Gigi & Gusi Pada Bumil
A A A
JAKARTA - Kehamilan merupakan momen yang membahagiakan. Namun, bagi sebagian ibu hamil (Bumil), kehamilannya dapat membuat tubuh menjadi rentan akan infeksi. Bahkan, kondisi tubuh mereka juga cenderung memicu infeksi yang lebih serius.

"Sebagai contoh gangguan gigi dan gusi pada ibu hamil menjadi sumber infeksi dalam kehamilan," papar Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah kepada jurnalis dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Kamis (3/9/2015).

Dalam kesempatan yang sama, ahli Ginekolog dari Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, dr. Boy Abidin menjelaskan, ibu hamil lebih mudah mengalami pendarahan pada gusi karena perubahan hormonal. Saat pendarahan, kuman akan lebih mudah masuk sehingga menyebabkan terjadinya infeksi pada gigi dan gusi.

"Pendarahan pada gusi yang terjadi sering bisa menurunkan hemoglobin (Hb) seorang ibu hamil. Hb rendah bisa menjadi masalah pada ibu hamil," jelas dr Boy.

Risiko gingivitis atau peradangan gusi pada ibu hamil biasanya meningkat di bulan kedua dan semakin parah menjelang bulan kedelapan. Menurutnya, penyakit gigi dan gusi pada ibu hamil meningkatkan kelahiran bayi prematur dan berat badan lahir rendah sebesar 2,8 kali.

"Kecukupan nutrisi sangat penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Jika ibu hamil mengalami gangguan pada gigi dan gusi, ibu tidak dapat mengunyah makanan dengan baik. Akibatnya kecukupan nutrisi pada janin tidak terpenuhi optimal sehingga dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur dan berat badan lahir rendah," pungkasnya.

Berdasarkan riset, manfaat kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil mampu menurunkan risiko terserang pre-eklamsia atau keracunan kehamilan sebesar 5-8 persen.

Sementara, untuk pembersihan karang gigi dan menjaga kesehatan gusi dapat mengurangi bayi lahir prematur dengan berat badan lahir rendah sebesar 57 persen dan mengurangi bayi lahir prematur sebesar 50 persen.
(sbn)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
2 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
2 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
2 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
3 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
4 jam yang lalu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
4 jam yang lalu
Infografis
Bahaya Susu Kental Manis...
Bahaya Susu Kental Manis pada Anak, Bisa Picu Stunting
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved