Mengapa Konsumsi 'DHA' Anak Indonesia Rendah? Ini 3 Alasannya
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 02:30 WIB
Mengapa Konsumsi 'DHA' Anak Indonesia Rendah? Ini 3 Alasannya
A
A
A
JAKARTA - DHA atau Dokosa Heksanoid Acid adalah asam lemak esensial, yang terdapat dalam asam lemak tidak jenuh linoleat (Omega 6).
Serta alfa-linolenat (Omega 3), yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak.
Apalagi DHA dapat terakumulasi dalam konteks frontal, dari lahir hingga usia 18 tahun. Sebab, pertumbuhan anak memang sangat penting.
Oleh karenanya, pertumbuhan anak memang harus diperhatikan tumbuh kembang. Orang tua harus jeli dalam memilih nutrisi buat dikonsumsi anak.
Tapi terkadang, konsumsi DHA malah justru rendah di kalangan balita dan anak-anak, khususnya di Indonesia.
Berikut ini adalah Tiga Alasan Mengapa Konsumsi DHA Rendah di Kalangan Balita & Anak-anak terjadi, seperti dipaparkan oleh Sarihusada.
1. Anak sangat pemilih.
2. Pilihan diet sehari-hari anak kemungkinan tidak cukup dalam makanan yang merupakan sumber baik DHA.
3. Letak geografi atau lokasi salah satu kendala, tidak memungkinkan kuantitas asupan rutin atau tinggi sumber makanan kaya DHA.
Serta alfa-linolenat (Omega 3), yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak.
Apalagi DHA dapat terakumulasi dalam konteks frontal, dari lahir hingga usia 18 tahun. Sebab, pertumbuhan anak memang sangat penting.
Oleh karenanya, pertumbuhan anak memang harus diperhatikan tumbuh kembang. Orang tua harus jeli dalam memilih nutrisi buat dikonsumsi anak.
Tapi terkadang, konsumsi DHA malah justru rendah di kalangan balita dan anak-anak, khususnya di Indonesia.
Berikut ini adalah Tiga Alasan Mengapa Konsumsi DHA Rendah di Kalangan Balita & Anak-anak terjadi, seperti dipaparkan oleh Sarihusada.
1. Anak sangat pemilih.
2. Pilihan diet sehari-hari anak kemungkinan tidak cukup dalam makanan yang merupakan sumber baik DHA.
3. Letak geografi atau lokasi salah satu kendala, tidak memungkinkan kuantitas asupan rutin atau tinggi sumber makanan kaya DHA.
(sbn)