Chanel Dituduh Plagiat Motif Rajut Asal Skotlandia

Selasa, 15 Desember 2015 - 14:30 WIB
Chanel Dituduh Plagiat...
Chanel Dituduh Plagiat Motif Rajut Asal Skotlandia
A A A
PARIS - Chanel kembali merilis koleksi terbarunya untuk autumn winter 2015/2016 di Roma, Italia. Namun sayang, koleksi tersebut mendapatkan masalah. Kabarnya, koleksi label asal Paris itu merupakan hasil dari plagiarisme.

Dilansir dari Mirror, hal tersebut diungkapkan oleh Mati Ventrillon. Mati mengungkapkan, Chanel menjiplak motif rajutan yang dibuatnya bersama teman perjaut di Skotlandia. Motif tersebut terdapat pada busana pria jumper dan vest.

Mati pun merasa terkejut ketika melihat fashion show Chanel dan banyak busana dengan motif yang sama dengan rajutan buatannya. Merasa kesal, Mati mengungkapkan perasaannya melalui Facebook. "Endorsement atau plagiarisme?," tulis Mati.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Chanel mengunjungi pulau Fair Isle di Skotlandia untuk mencari inspirasi dari para perajut lokal di sana. Selama kunjungan mereka, Mati dikabarkan menjual tujuh jumper kepada tim Chanel.

"Musim panas ini, dua staf Chanel mengunjungi Fair Isle dan membeli beberapa stok garmen saya dengan anggapan itu hanya untuk riset. Saya secara spesifik mengatakan bahwa saya mau menjualnya kepada mereka karena reputasi rumah mode Chanel dan karena saya tidak mengira mereka akan meniru desain saya," jelas Mati.

Umumnya, motif Fair Isle digunakan dalam pakaian rajut di Skotlandia. Namun untuk bentuk, ukuran, warna dan susunan motif merupakan rancangan Mati.

"Motifnya memang motif tradisional Fair Isle tapi desain warna hitam-putih dan susunan motifnya adalah rancangan saya," paparnya.

Meski demikian, Mati belum melakukan langkah hukum. Namun, penasihat hukum setempat, Gary Robinson telah menghubungi label yang didirikan sejak tahun 1909 itu melalui Twitter. Gary meminta masalah ini untuk didiskusikan dan meminta motif khas Fair Isle dipatenkan dan dilindungi hak ciptanya.

Sweater atau jumper motif Fair Isle biasanya digunakan para nelayan saat mereka mencari ikan. Kini motif tersebut sudah sangat populer dan kerap dikenakan selebriti hingga keluarga kerajaan.
(nfl)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Bali Fashion Trend 2023...
Bali Fashion Trend 2023 Masuki Era Baru, Hadirkan Wastra Kekinian
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
9 jam yang lalu
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
9 jam yang lalu
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
9 jam yang lalu
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
12 jam yang lalu
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
12 jam yang lalu
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
12 jam yang lalu
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved