Bocah Inggris ini Harus Tahan Tawa dan Rasa Senang Bertahun-tahun

Rabu, 02 Maret 2016 - 00:20 WIB
Bocah Inggris ini Harus...
Bocah Inggris ini Harus Tahan Tawa dan Rasa Senang Bertahun-tahun
A A A
LONDON - Bocah asal Inggris, Josh Hadfield dikabarkan mengidap narkolepsi atau serangan tidur setelah mendapatkan vaksin flu babi pada tahun 2010 lalu. Narkolepsi muncul sekitar tiga minggu setelah Josh menerima vaksin tersebut.

Hal ini pun memaksanya harus menahan emosi senang dan tertawa selama bertahun-tahun. Pasalnya, setiap bocah 10 tahun itu merasa bahagia dan tertawa, dia akan tertidur secara tiba-tiba setiap 5 menit sekali.

Sang ibu, Caroline Hadfield pun mengunduh video Josh saat sedang menonton film di iPad. Dalam video tersebut terlihat Josh tertawa dan tertidur secara tiba-tiba. Tak lama, Josh terbangun dan tertawa lagi lalu kembali tidur.

Josh Hadfield dalam rekaman video yang menggambarkan penyakit yang dideritanya. (dailymail.co.uk)

"Serangan ini akan terjadi ketika dia tertawa, gembira, dan ketika dia menunjukkan emosi apapun. Josh berusia 10 tahun, tentu saja dia ingin menunjukkan emosinya, tapi dia harus menahannya," papar Caroline yang dilansir dari Daily Mail.

Parahnya, keadaan ini kerap disertai dengan kejang-kejang. Josh juga dikabarkan mengidap katapleksi atau kelemahan otot yang membuat tubuhnya sulit dikendalikan. Setiap hari, Josh harus berjuang untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti berjalan, makan, dan menahan tawa.

Caroline menjelaskan, awalnya, buah hatinya tersebut sama seperti anak lainnya. Namun, perubahan terjadi saat Josh diberikan vaksin flu babi. Saat itu, Josh masih balita dan disebut-sebut berisiko terkena virus H1N1 sehingga harus melakukan vaksin.

Untuk mengendalikan serangannya, Josh harus mengonsumsi obat-obatan. Namun ini bukan kali pertama narkolepsi terjadi setelah mendapatkan vaksin flu babi. Beberapa anak di Inggris juga dilaporkan mengalami narkolepsi setelah mendapat vaksin itu.

Semenjak kasus ini mencuat, penelitian mengenai kaitan narkolepsi dengan vaksin Pandemrix kemudian langsung dilakukan. Tahun 2011, pemberian vaksin itu tidak boleh lagi dilakukan pada usia di bawah 20 tahun.
(sbn)
Berita Terkait
Pentingnya Memberikan...
Pentingnya Memberikan Vaksin Lengkap untuk Perlindungan Optimal Anak
Cegah Polio, Yuk Tetap...
Cegah Polio, Yuk Tetap Imunisasi Anak dengan Vaksin Polio
Ini Langkah-Langkah...
Ini Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan ketika Anak Alami Kejang Mendadak
Tips Menjaga Kesehatan...
Tips Menjaga Kesehatan Keluarga, Aman dan Mudah Diterapkan
Kiat Ajak Anak Tetap...
Kiat Ajak Anak Tetap Bergerak bareng Keluarga selama Berpuasa
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Berita Terkini
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
1 jam yang lalu
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
3 jam yang lalu
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
12 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
12 jam yang lalu
Tantangan Fajar Nugra...
Tantangan Fajar Nugra dan Givina Total Main Film Pemikat Jiwa
12 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved