Ini Kata NASA Soal Bahaya Gerhana Matahari Total

Selasa, 08 Maret 2016 - 17:30 WIB
Ini Kata NASA Soal Bahaya...
Ini Kata NASA Soal Bahaya Gerhana Matahari Total
A A A
JAKARTA - Laman Badan Nasional Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA mengatakan, ada beberapa penelitian yang pernah membuktikan bahaya gerhana matahari. Namun, bahaya tersebut terdapat pada gerhana matahari setengah, bukan gerhana matahari total (GMT).

Ketika matahari terbungkus total oleh bulan bisa dikatakan hal ini aman dilihat oleh mata telanjang. Selain itu, saat matahari tertutup total oleh bulan juga merupakan waktu yang tepat untuk menyaksikan gerhana matahari.

"Meskipun ada sejumlah rekomendasi pencegahan kerusakan mata, namun gerhana matahari total itu aman dan bisa dilihat tanpa filter apapun. Pandangan mata telanjang dari totalitas tidak hanya benar-benar aman, itu benar-benar dan sangat menakjubkan," tulis NASA.

NASA pun mengimbau, untuk tidak melihat gerhana matahari sebagian dengan mata telanjang. Menurut mereka, ada peralatan dan teknik khusus untuk melihat fenomena tersebut. Beberapa perlatan tersebut seperti proyektor.

"Bahkan ketika 99% permukaan matahari (fotosfer) tertutup selama fase parsial gerhana matahari, cahaya dari bulan sabit yang tersisa masih cukup kuat menyebabkan luka bakar pada retina. Cara yang paling aman dan murah adalah menggunakan proyektor melalui teropong atau teleskop kecil yang terpasang pada tripod untuk memproyeksikan gambar dari matahari ke layar putih," tambah mereka.

Selain menggunakan proyektor, filter yang dirancang khusus untuk melindungi mata juga menjadi alternatif yang tepat. Umumnya, filter memiliki lapisan tipis kromium atau aluminium yang diendapkan dapat melemahkan radiasi.

Idealnya, filter yang aman harus mengirimkan kurang dari 0,003% cahaya (380—780 nm) dan tidak lebih dari 0,5% dari radiasi inframerah dekat (780—1.400 nm).

Kaca warna nomor 14 yang biasa digunakan tukang las, diklaim sebagai salah satu filter yang paling banyak tersedia untuk melihat matahari dan aman. Masyarakat pun bisa mendapatkannya dari toko pengelasan.

Ada juga beberapa ahli yang menggunakan lapisan compact disk (CD) yang dipercaya bisa menghambat paparan radiasi. Sayangnya, lapisan ini juga tidak cukup melindungi mata.
(alv)
Berita Terkait
Kampanye Bebas Mata...
Kampanye Bebas Mata SePeLe Ajak Masyarakat Peduli Gejala Mata Kering
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Rutin pada Anak
5 Cara Menjaga Kesehatan...
5 Cara Menjaga Kesehatan Mata, Nomor Terakhir Penting Bagi Pengguna Gadget
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Kampanye Periksa Mata...
Kampanye Periksa Mata Dari Dini
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
4 jam yang lalu
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
5 jam yang lalu
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
7 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
8 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
9 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved