Saipul Jamil Rasakan Nikmatnya Berpuasa di dalam Penjara
Senin, 06 Juni 2016 - 20:30 WIB
Saipul Jamil Rasakan Nikmatnya Berpuasa di dalam Penjara
A
A
A
JAKARTA - Saipul Jamil kembali berada di Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk menghadiri sidang pembacaan tuntutan dirinya dalam kasus pencabulan terhadap DS, 17. Sedianya sidang tersebut digelar pada pekan lalu, tapi karena Ipul—begitu pria berusia 35 tahun ini akrab disapa—jatuh sakit, maka sidang ditunda hingga hari ini.
Ditemui menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Ipul mengaku sehat dan sedang dalam kondisi puasa. Ini adalah puasa pertama pria asal Serang itu menjalani Ramadhan di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta, Timur, tempatnya ditahan.
"Semalam saya bertarawih bersama warga binaan di masjid sana (di dalam ruang tahanan). Itu nikmatnya minta ampun. Jadi saya salat tarawih bersama di sana," kata Ipul di balik sel tahanan PN Jakut, Senin (6/6/2016).
Mantan suami Dewi Persik itu mengaku tetap akan melaksanakan ibadah selama dirinya di dalam penjara. Itu dia lakukan untuk mendekatkan diri di bulan dengan Sang Pencipta.
"Semuanya, alhamdulillah lancar. Puasa, alhamdulillah, salat juga. Semua baik-baik saja. Saya berdoa semua selesai," tambahnya.
Di balik kasus itu, lanjut Ipul, Allah telah memberikan pelajaran dan hikmah yang sangat besar terhadap dirinya. "Ini cara Allah menegur saya. Supaya saya bisa salat di masjid bareng jamaah lainnya. Supaya saya lebih giat lagi beribadah dan berubah ke arah yang lebih baik," tutur dia.
Ditemui menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Ipul mengaku sehat dan sedang dalam kondisi puasa. Ini adalah puasa pertama pria asal Serang itu menjalani Ramadhan di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta, Timur, tempatnya ditahan.
"Semalam saya bertarawih bersama warga binaan di masjid sana (di dalam ruang tahanan). Itu nikmatnya minta ampun. Jadi saya salat tarawih bersama di sana," kata Ipul di balik sel tahanan PN Jakut, Senin (6/6/2016).
Mantan suami Dewi Persik itu mengaku tetap akan melaksanakan ibadah selama dirinya di dalam penjara. Itu dia lakukan untuk mendekatkan diri di bulan dengan Sang Pencipta.
"Semuanya, alhamdulillah lancar. Puasa, alhamdulillah, salat juga. Semua baik-baik saja. Saya berdoa semua selesai," tambahnya.
Di balik kasus itu, lanjut Ipul, Allah telah memberikan pelajaran dan hikmah yang sangat besar terhadap dirinya. "Ini cara Allah menegur saya. Supaya saya bisa salat di masjid bareng jamaah lainnya. Supaya saya lebih giat lagi beribadah dan berubah ke arah yang lebih baik," tutur dia.
(alv)