Unik! Desainer Ini Kombinasikan 3 Kain Nusantara

Jum'at, 16 Desember 2016 - 22:01 WIB
Unik! Desainer Ini Kombinasikan...
Unik! Desainer Ini Kombinasikan 3 Kain Nusantara
A A A
JAKARTA - Dian Erakumalasari melalui brand Dian Oerip membuat terobosan dengan menghadirkan busana unik yang menggunakan kain dari seluruh Nusantara. Menariknya, setiap koleksi yang dihadirkan menggunakan 3 ragam kain dengan motif dan warna berbeda serta dibuat terbatas.

Saat memamerkan karyanya di acara Alfamidi Womanpreneur Award 2016, para tamu undangan dibuat takjub.

"Kita berfokus pada busana. Kita menggunakan tiga kain Nusantara di setiap koleksi yang kita hadirkan. Melalui setiap koleksi ini, kita memang ingin memperkenalkan kain Nusantara agar bisa lebih disukai dan digunakan kapan saja,” kata Dian kepada Sindonews dalam acara Alfamidi Womanpreneur Award 2016 di The Ice Palace Concert Hall, Lote Shopping Aveneu, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

“Kita juga hadirkan desain baru setiap harinya, dibuat secara terbatas. Jadi nggak akan samaan dengan yang lain," tambah dia.

Tidak hanya menggunakan beraneka ragam kain Nusantara, setiap koleksi didesain dengan menggabungkan berbagai jenis kain dengan konsep tabrak warna dan tabrak motif. Beragam outfit pun sukses menarik perhatian pecinta fashion mulai, outer, celana lilit, dress, blous hingga baju musim dingin dan summer.

"Dian Oerip ada untuk anak, pria dan wanita dewasa. Jadi dalam satu baju misalkan, pakai ulos Medan dikombinasi sama parang sari Solo. Itu dilihat visual juga aneh. Ada juga yang saya tabrak dengan lurik, kain polkadot atau songket," jelas Dian.

Tak hanya mencuri perhatian pecinta fashion dalam negeri, pemenang Womanpreneur Award 2016 ini juga sukses menembus pasar internasional. Terbukti beberapa koleksi telah dipamerkan di Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Austria, Yunani, Belgia, dan Perancis. Bahkan, Dian Oerip sudah memiliki toko di Belanda dan AS.

Untuk koleksi busana yang dipasarkan di luar negeri, Dian mengadaptasi desain dengan gaya pakaian di negara tersebut. Sebagai contoh, baju koko dan sorban rancangannya dibuat dengan menggunakan kain batik dan tenun.

"Antusiasmenya sangat bagus sekali. Mereka sangat menghargai. Bahkan, berkat network yang kita punya, sebentar lagi kita akan fashion show di Madagaskar. Ragam corak batik dan tenun kita juga songket sangat menarik dan berbeda dari negara lain. Kalau untuk pengiriman ke luar negeri, sesuaikan dengan kondisi disana. Misalnya lagi panas, kita kirim thanktop. Tergantung musim," pungkasnya.

Seperti diketahui, Alfamidi Woman Preneur Award 2016 merupakan acara yang digagas Koran Sindo dan Sindonews. Tidak saja memberi penghargaan, juga mengajak para wanita untuk serius merintis dan membangun bisnis, serta kreatif.
(tdy)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Bali Fashion Trend 2023...
Bali Fashion Trend 2023 Masuki Era Baru, Hadirkan Wastra Kekinian
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Stolen Fairytale di V+Short, Dibintangi Dinda Mahira hingga Venly Arauna
33 menit yang lalu
Urus Perjalanan Bisnis...
Urus Perjalanan Bisnis Perusahaan Lebih Praktis dengan Bantuan 24 Jam
1 jam yang lalu
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
2 jam yang lalu
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
3 jam yang lalu
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
4 jam yang lalu
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved