Candi Barong, Candi Hindu yang Mulai Dikunjungi Wisatawan

Jum'at, 02 Juni 2017 - 01:30 WIB
Candi Barong, Candi...
Candi Barong, Candi Hindu yang Mulai Dikunjungi Wisatawan
A A A
YOGYAKARTA - Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta, merupakan daerah yang dikenal dengan seribu candi. Cukup banyak bangunan warisan leluhur yang dibuat dengan menyusun batu andesit bisa ditemukan di wilayah tersebut. Sebut saja Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Candi Sewu, Candi Banyu Nibo dan Candi Ijo yang sudah banyak dikenal oleh orang.

Salah satu candi yang masih belum banyak dikenal adalah Candi Barong. Candi tersebut sebenarnya sudah dipugar sejak 1987 lalu dan selesai pada 1992.

Setelah lima tahun proses pemugaran, candi tersebut langsung dibuka untuk wisatawan secara umum. Namun karena posisinya yang agar terpencil, dan belum memiliki akses yang memadai, tingkat kunjungan ke candi tersebut masih belum banyak.

“Dulu yang datang hanyalah siswa dari sekolah-sekolah yang ada di sekitar sini untuk study wisata. Namun kini dengan naik daunnya Tebing Breksi dan ada layanan tour dengan jeep, tamu yang datang sudah semakin banyak, rata-rata bisa sekira 400-an orang perbulannya yang datang,” ujar penjaga tiket Candi Barong Eko.

Candi Barong adalah candi bercorak Hindu yang terletak di sisi tenggara Komplek Candi Ratu Boko di Prambanan Sleman. Posisinya berada di atas bukit di Dusun Candisari Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman. Diperkirakan candi tersebut dibangun pada abad ke-9 atau 10 peninggalan kerajaan Medang periode Mataram.

Dari konstruksi lingkungan Candi Barong masih terletak di bukit yang sama dengan Candi Ratu Boko yakni Bukit Batur Agung. Posisinya berada di ketinggian 199 meter dari permukaan laut. Bangunan Candi Barong berbentuk undak tiga, teras pertama dan kedua yang berupa area cukup luas. Di teras ketiga yang tertinggi terdapat gerbang paduraksa kecil yang mengapit tangga naik.

“Di teras tertinggi terdapat dua candi untuk pemujaan dari tradisinya diperkirakan pemujaan diberikan kepada Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Setiap candi mempunyai ukuran sekira 8,18 m persegi dengan tinggi 9,05 m. Bangunan candi-candi utama ini tidak mempunyai pintu masuk, sehingga upacara pemujaan diperkirakan dilakukan di luar bangunan,” papar Eko.

Untuk menuju Candi Barong sebenarnya ada jalan berupa setapak tanah dengan Lebar tiga meter yang bisa dilewati. Dari fisiknya, lingkungan di dalam komplek Candi Barong sangat asri dan bersih tertata. Untuk masuk wisawatan dikenakan tiket Rp5.000 untuk domestik dan Rp10.000 untuk mancanegara.

Yang menjadi keistimewaan dari Candi Barong adalah keberadaan pemujaan terhadap Wisnu. Hal itu berbeda karena pada umumnya, candi-candi di Jawa Tengah memuja Dewa Syiwa atau bersifat Syiwaistis. Struktur berundak yang ada juga menempatkan lokasi pemujaan di sisi timur dengan tangga di sisi sebelah barat.

Dari karakter tersebut keberadaan Candi Barong mirip dengan Candi Ijo yang berada di sisi sebelah tenggara dari Candi Barong. Pemberian nama Barong karena ditemukanya hiasan sengkala dan makara di setiap relung candi berbentuk barong.
(alv)
Berita Terkait
Plesir ke Pameran Bunga...
Plesir ke Pameran Bunga Keunkenhof Kini Dilakukan Online
Nabi Idris Trauma Setelah...
Nabi Idris Trauma Setelah Plesir ke Neraka Jahanam
Para Miliarder yang...
Para Miliarder yang Pernah Mencicipi Plesir ke Luar Angkasa
Membeludak! 176.000...
Membeludak! 176.000 Wisatawan Plesir ke Gunungkidul saat Libur Lebaran
Akses Jalan Makin Mulus,...
Akses Jalan Makin Mulus, Plesir ke Lebak Makin Mudah
Plesir ke Pulau Kei,...
Plesir ke Pulau Kei, Surga Indah yang Tersembunyi di Maluku
Berita Terkini
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
27 menit yang lalu
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
1 jam yang lalu
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
11 jam yang lalu
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
12 jam yang lalu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
13 jam yang lalu
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
14 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved