5 Mitos Penyebab Kanker yang Beredar Luas di Masyarakat

Kamis, 24 Agustus 2017 - 04:30 WIB
5 Mitos Penyebab Kanker...
5 Mitos Penyebab Kanker yang Beredar Luas di Masyarakat
A A A
JAKARTA - Banyaknya mitos yang berkembang mengenai penyakit kanker di masyarakat yang kebenaranya masih diragukan, membuat pemahaman masyarakat mengenai penyakit ini perlu ditingkatkan lagi. Beberapa mitos yang marak dibincangkan masyarakat adalah penyebab penyakit kanker.

Seperti halnya, konsumsi jenis makanan tertentu dapat menyebabkan sel kanker hingga banyak juga makanan yang dianggap super food yang dapat mencegah kanker. Dengan adanya berbagai mitos di masyarakat ini dapat dilihat bahwa pengetahuan masyarakat terkait kanker, pencegahan dan perawatannya masih minim.

"Padahal, berdasarkan hasil data Riskesdatin tahun 2013 prevalensi penyakit kanker pada penduduk Indonesia mencapai 0.14% dari total penduduk atau sebesar 347.792 orang," papar Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp. PD-KHOM saat jumpa pers Betadine Retro Run 2017 di Bunga Rampai, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Salah satu rumor yang banyak muncul adalah terkait penyedap rasa (MSG) sebagai salah satu pemicu penyakit kanker. Padahal, faktanya MSG terbukti tidak menyebabkan kanker. "MSG terbukti nggak bikin kamker. Tapi kalau kebanyakan itu bikin kulit jadi jelek. Itu sudah teruji dan ada penelitiannya," kata dia.

Berikut beberapa mitos penyebab kanker lainnya.

1. Kanker disebabkan oleh manusia dan merupakan penyakit modern
Kanker telah ada sejak ribuan tahun lalu. Caratan medis di Mesir dan Yunani menemukan tanda-tanda kanker pada kerangka manusia dari 3000 tahun silam. Meski gaya hidup, diet dan polusi udara berdampak pada risiko terkena kanker, namun tidak sepenuhnya disimpulkan kanker sebagai penyakit modern buatan manusia. Banyak penyakit kanker datang dari alam. Satu dari enam kanker yang mendunia disebabkan oleh oleh berbagai virus dan bakteri yang beredar.

2. Superfood dapat mencegah kanker
Penelitian menunjukkan bahwa menjaga berat badan yang ideal, olahraga teratur, mengikuti diet dapat menurunkan risiko terserang kanker hingga 35%. Menghindari alkohol berlebihan serta tidak merokok akan menurunkan risiko lebih besar lagi.

3. Mengomsumsi makanan asam memicu kanker
Mengonsumsi makanan asam tidak meningkatkan risiko kanker, sementara makanan dengan tingkat alkalin lebih tinggi sebaliknya. Yang menentukan tingkat keasaman adalah asidosis, sebuah kondisi fisiologis di mana ginjal dan paru-paru tidak dapat menyeimbangkan tingkat pH. Lingkungan asam di seputar sel kanker lebih disebabkan oleh cara tumor menciptakan energi dan menggunakan oksigen, dibandingkan dengan selaput sehat lainnya.

4. Pengobatan kanker lebih merusak daripada menyembuhkan
Kemoterapi, radioterapi atau bedah merupakan perawatan serius. Efek sampingnya terasa kuat lantaran pengobatan yang diciptakan untuk mematikan sel kanker juga dapat mengganggu fungsi beberapa sel sehat, misalnya sistem pembentukan darah (lekosit dan akar rambut).

5. Biopsi membuat tumor menjadi ganas

Banyak orang yang menolak pemeriksaan biopsi terhadap tumor yang diidapnya karena khawatir benjolan akan menjadi kanker atau akan menjadi ganas. Namun ini hanyalah mitos yang dapat menghambat pengobatan. Sebuah benjolan yang jinak tidan akan menjadi ganas karena biopsi. Tumor jinak akan tetap jinak, demikian pula sebaliknya.
(alv)
Berita Terkait
Opsi Pengobatan Makin...
Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Lewat Unggahan Positif,...
Lewat Unggahan Positif, Masyarakat Peduli Kanker Bisa Berdonasi Tanpa Sumbang Uang
Ibu-ibu Bhayangkari,...
Ibu-ibu Bhayangkari, Jalasenastri, dan Persit di Sikka Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara
3 Kanker Paling Mematikan...
3 Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Waspadai Sejak Dini
Kenali Risiko dan Gejala...
Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
9 Hal Mengejutkan yang...
9 Hal Mengejutkan yang Bisa Menyebabkan Kanker, dari Teh Panas hingga Alat Kontrasepsi
Berita Terkini
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
18 menit yang lalu
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
37 menit yang lalu
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
4 jam yang lalu
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
10 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
11 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved