Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
Jum'at, 15 September 2023 - 17:29 WIB
loading...
Hari Kesadaran Limfoma Sedunia diperingati setiap 15 September untuk meningkatkan kesadaran akan limfoma hodgkin, tipe kanker kelenjar getah bening yang semakin umum. Foto/ freepik.
A
A
A
JAKARTA - Hari Kesadaran Limfoma Sedunia diperingati setiap 15 September untuk meningkatkan kesadaran akan limfoma hodgkin, tipe kanker kelenjar getah bening yang semakin umum.
Limfoma sendiri merupakan kanker darah yang terjadi akibat sel darah putih yang disebut limfosit membelah secara tidak terkontrol. Limfosit kemudian menyebar dalam tubuh pada sistem limfatik (kelenjar getah bening).
Dr. dr. Andhika Rahman, SpPD-KHOM, ahli onkologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menuturkan, jika dari kaki sampai kepala memiliki kelenjar getah bening, maka benjolan limfoma dapat terjadi di beberapa bagian tubuh, dari leher, paha, ketiak dan beberapa bagian dari lain.
Baca Juga: Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Penjelasannya
Namun, jika sudah stadium lanjut, limfosit akan menyebar melalui aliran darah ke organ vital seperti hati, paru-paru dan sumsum tulang belakang.
Untuk itu, penting sekali deteksi dini limfoma sebelum semakin parah dan membahayakan tubuh. Maka, Andhika Rahman meminta masyarakat Indonesia lebih menyadari gejala-gejala limfoma.
Limfoma sendiri merupakan kanker darah yang terjadi akibat sel darah putih yang disebut limfosit membelah secara tidak terkontrol. Limfosit kemudian menyebar dalam tubuh pada sistem limfatik (kelenjar getah bening).
Dr. dr. Andhika Rahman, SpPD-KHOM, ahli onkologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menuturkan, jika dari kaki sampai kepala memiliki kelenjar getah bening, maka benjolan limfoma dapat terjadi di beberapa bagian tubuh, dari leher, paha, ketiak dan beberapa bagian dari lain.
Baca Juga: Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Penjelasannya
Namun, jika sudah stadium lanjut, limfosit akan menyebar melalui aliran darah ke organ vital seperti hati, paru-paru dan sumsum tulang belakang.
Untuk itu, penting sekali deteksi dini limfoma sebelum semakin parah dan membahayakan tubuh. Maka, Andhika Rahman meminta masyarakat Indonesia lebih menyadari gejala-gejala limfoma.
Lihat Juga :