Si Kecil Telat Bicara, Apa yang Salah?

Kamis, 08 Februari 2018 - 07:57 WIB
Si Kecil Telat Bicara,...
Si Kecil Telat Bicara, Apa yang Salah?
A A A
JAKARTA - Kasus terlambat bicara yang dialami anak-anak, sebenarnya bisa saja terjadi karena anak melewati tahapan krusial dalam perkembangannya. Minimnya stimulasi ditambah kebiasaan buruk yang diterapkan dalam keseharian, tak ayal membuat anak sulit bicara. Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang menyalahkan si anak. Padahal telat bicara (speech delay) bukanlah murni kesalahan si kecil.

Sebut saja kurangnya kesempatan orang tua dan anak untuk berkomunikasi misalnya. Hal ini lantaran kesibukan orang tua sehingga anak dititipkan kepada pengasuh. Kemampuan berbicara tidak serta merta didapat begitu saja, melainkan melalui tahapan-tahapan tertentu yang berguna untuk melatih otot artikulasi anak.

Menurut dr. Anne Gracia, praktisi neurosains terapan, jika anak terlambat bicara orangtua juga perlu mengingat kembali apakah ada tahapan-tahapan krusial yang dilewati si kecil. Misalkan saat anak menyusu apakah ia piawai menggerakkan rahang dan lidahnya saat ‘memijat’ payudara. Ini sebenarnya termasuk dalam latihan bicara.

Jika bayi memiliki masalah dalam proses mengunyah atau menyedot maka hal ini akan membuat anak telat bicara. Pergerakan otot sekitar mulut dan leher sebagai organ pembentuk perbedaan bunyi ini perlu mendapat perhatian. Anak yang tidak bisa minum dari gelas atau menggunakan sedotan bisa jadi indikasi dari telat bicara. Hal ini berhubungan pula dengan pola pemberian makan. Anak yang terlalu lama diberi makanan lembut, tidak melatih otot-otot artikulasinya.

Usia 1 tahun seharusnya anak sudah diberi makanan sama dengan keluarga di rumah. Hanya porsinya yang lebih sedikit. Pemberian makanan padat ini tidak hanya mencukupi gizi tapi juga melatih organ-organ yang berhubungan dengan bicara.

“Latihan atau stimulasi untuk mempersiapkan otot artikulasi diawali pada fungsi meyedot dan mastikasi (mengunyah) terlebih dahulu baru menelan,” kata Anne. Sebaiknya, lanjut Anne, di usia anak 2,5-3 tahun orang tua sudah mengecek kemampuan apa saja yang sudah harus dimiliki anak usia tersebut.

“Latihan atau stimulasi untuk mempersiapkan otot artikulasi diawali pada fungsi menyedot dan mastikasi (mengunyah) terlebih dahulu baru menelan,” kata Anne.

Dia melanjutkan, orangtua juga sebaiknya harus yakin dulu apakah organ anak untuk memproduksi suara berfungsi dengan baik. "Bisa dilihat dari bayi baru lahir, bayi yang menangis dan mengeluarkan bunyi-bunyian berarti potensi awal untuk dia bicara sudah terlihat. Kalau tidak ada tangisan, tidak ada suara maka ada gangguan permanen,” pungkasnya. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
9 menit yang lalu
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
23 menit yang lalu
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
1 jam yang lalu
Bebas Kaku dan Tetap...
Bebas Kaku dan Tetap Aktif Bergerak: Investasi Kesehatan Sendi Masa Depan Bersama Welmove
2 jam yang lalu
Akting Jisoo BLACKPINK...
Akting Jisoo BLACKPINK Dikritik Lagi, Netizen Minta Fokus ke Musik Saja
3 jam yang lalu
Mengapa Nyeri Sendi...
Mengapa Nyeri Sendi Sering Muncul Menjelang Menopause? Yuk, Kenali Penyebab dan Solusinya!
3 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved