Merentang Sejarah Tangerang Tempo Dulu

Selasa, 20 Februari 2018 - 13:33 WIB
Merentang Sejarah Tangerang...
Merentang Sejarah Tangerang Tempo Dulu
A A A
TANGERANG - Riwayat Tangerang sebagai sebuah kota ternyata cukup panjang. Merentang jauh sejak berabad-abad silam.

Tangerang bukan hanya daerah lintasan. Namun, kota yang sangat diperhitungkan. Pada abad ke-5, kota yang terbelah oleh Sungai Cisadane ini berada di bawah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara dan menjadi pusat dari perkembangan teknologi, kebudayaan, dan agamanya.

Memasuki abad ke-8, saat Kerajaan Tarumanegara runtuh, telah berdiri satu kekuasaan kerajaan baru Tatar Sunda yang berpusat di Galuh. Tangerang menjadi bagian dari kekuasaan baru itu.

Menurut catatan seorang inspektur pajak di Malaka, Tome Pires dalam kitabnya Summa Oriental menyebutkan, sejak 1513 pelabuhan di Tangerang sudah dikenal karena perdagangan rempahrempahnya. Saat Tatar Sunda jatuh pada 1579, kota yang kini dikenal karena penjara, pabrik, dan Bandara Soekarno Hatta itu, menjadi daerah kekuasaan Kesultanan Banten di bawah kepemimpinan Maulana Yusuf.

Saat itu, Tangerang yang juga dikenal Tamgaram oleh Tome Pires telah menjadi kota niaga besar dengan komoditi perdagangan seperti yang ada di sejumlah pelabuhan-pelabuhan besar lainnya.

Meski telah dikenal lama, tugu Tangerang atau Tengger baru didirikan pada 1654 di Jalan Otista. Namun, saat kekuasaan kolonialisme Belanda, keberadaan tugu itu dihancurkan. Riwayat ini terungkap dalam perhelatan Koffee Morning bertajuk Tangerang Tempo Doeloe di Novotel, Kota Tangerang, Kamis (15/2). Bayu, sejarawan Tangerang mengatakan, keberadaan tugu tersebut sangat penting. Selain bermakna historis berdirinya Tangerang, juga mengingat jasa leluhur.

“Tugu itu dibangun Pangeran Soegiri, salah satu putra Sultan Ageng Tirtayasa dan ditandatangani Beliau. Tetapi dihancurkan Belanda karena menghalangi pengerjaan Jalan Anyer- Panurukan,” ungkap Bayu.

Bayu menjelaskan, kisah tentang tugu yang hilang tersebut hingga kini banyak yang tidak mengetahui. Apalagi tidak ada upaya dari pemerintah daerah membangun kembali apa yang dirintis pendirinya. “Masih banyak segudang kisah sejarah Tangerang yang tidak diketahui, bahkan oleh warga Tangerang sendiri. Sehingga wajar jika banyak warga Tangerang kehilangan identitasnya,” katanya.

Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, ada juga tokoh Tangerang yang dilupakan. Namanya Raden Aria Wangsakara atau dikenal dengan Nyi Mas Melati karena namanya yang harum. Selain Nyi Mas, ada juga tokoh Tangerang lainnya yang tidak dikenal. Dia adalah pendiri pencak atau jurus silat tertua yang ada di Tangerang bernama Raden Sera. Kemudian ada Soleh Ali dan lainnya.

“Saya bangga di Tangerang ada Nyi Mas Melati. Itu bukan nama sebenarnya. Kemudian Soleh Ali yang keturunannya masih ada di Kali Pasir, Pasar Anyar, dan di Jalan Perintis,” kata Bayu.

Masih di era kolonial saat meletusnya pemberontakan rakyat pertama yang digawangi Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1926/1927, warga Tangerang juga menyumbang tenaga besar.

Miing, budayawan Tangerang, melihat peristiwa itu sebagai corak asli warga Tangerang bersatu dalam menghadapi penjajah. Tanpa melihat ideologi dan agama yang harus dijaga. “Kalau saya melihatnya dari sisi budaya. Di mana merah dan hijau masih bersatu, dan sangat mencerminkan masyarakat Tangerang yang dinamis dan harmonis dalam satu tatanan masyarakat,” katanya.

Felix, Kabag Humas Pemkot Tangerang yang juga menjadi pembicara dalam perhelatan itu mengatakan, sebagai generasi 60-an, dirinya masih merekam dengan baik jalannya peristiwa tersebut. (Hasan Kurniawan)
(nfl)
Berita Terkait
Plesir ke Pameran Bunga...
Plesir ke Pameran Bunga Keunkenhof Kini Dilakukan Online
Nabi Idris Trauma Setelah...
Nabi Idris Trauma Setelah Plesir ke Neraka Jahanam
Para Miliarder yang...
Para Miliarder yang Pernah Mencicipi Plesir ke Luar Angkasa
Membeludak! 176.000...
Membeludak! 176.000 Wisatawan Plesir ke Gunungkidul saat Libur Lebaran
Akses Jalan Makin Mulus,...
Akses Jalan Makin Mulus, Plesir ke Lebak Makin Mudah
Plesir ke Pulau Kei,...
Plesir ke Pulau Kei, Surga Indah yang Tersembunyi di Maluku
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
7 jam yang lalu
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
7 jam yang lalu
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
7 jam yang lalu
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
8 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
8 jam yang lalu
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved