Pubertas Dini Bisa Sebabkan Obesitas

Kamis, 05 April 2018 - 13:14 WIB
Pubertas Dini Bisa Sebabkan...
Pubertas Dini Bisa Sebabkan Obesitas
A A A
SEBUAH laporan pada penelitian baru menunjukkan, wanita yang mulai pubertas lebih awal berisiko mengalami kelebihan berat badan ke depannya.

Secara khusus, jika para wanita memulai periode pubertas lebih awal, mereka cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi (BMI. Hal tersebut merupakan perkiraan lemak tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan. Para peneliti di Imperial College London menganalisis data dari ratusan ribu wanita di Inggris.

Mereka mengatakan temuan itu menambah bukti yang menghubungkan awal pubertas dengan berat badan wanita dewasa. Temuan sebelumnya adalah observasional dan bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti etnis, latar belakang ekonomi, tingkat pendidikan, dan diet.

“Hal-hal tersebut akan membuat sulit untuk mengatakan apakah pubertas dini atau faktor lain dapat memengaruhi berat badan wanita,” ucap penulis penelitian yang juga seorang peneliti di School of Public Health, Dipender Gill, seperti dilansir laman WebMD.

Para peneliti mengatakan, temuan mereka menunjukkan bahwa pubertas dini itu sendiri merupakan faktor risiko bagi perempuan kelebihan berat badan.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan ada hubungan, tetapi kami tidak tahu apakah pubertas dini menyebabkan kegemukan pada masa dewasa, atau hanya berhubungan dengan itu. Dalam penelitian terbaru kami, kami telah menghasilkan bukti untuk mendukung bahwa itu adalah efek kausal,” ujar Gill.

Ia juga menuturkan tidak jelas mengapa pubertas dini dapat memicu obesitas pada wanita dewasa. Menurut Gill, adanya kesenjangan dalam kematangan fisik dan emosional dapat berperan dalam hubungan antara pubertas dini dan obesitas.

Kemungkinan lain adalah efek fisik dari perubahan hormon selama pubertas, seperti pertumbuhan payudara yang dapat memengaruhi kemungkinan seorang gadis untuk kelebihan berat badan pada kemudian hari. Gill menambahkan bahwa sulit untuk mengatakan dengan mengubah pubertas seseorang akan memengaruhi risiko obesitas mereka saat dewasa.

“Dan apakah itu adalah sesuatu yang dapat kita terapkan secara klinis? Karena tidak mungkin secara etis untuk mempercepat atau menunda laju pubertas untuk memengaruhi berat badan,” kata Gill. (Iman Firmansyah)
(nfl)
Berita Terkait
Raih Hibah Kemendikbud,...
Raih Hibah Kemendikbud, Universitas BTH Edukasi Siswa SMP tentang Kesehatan Reproduksi
Dukung Kesadaran Kesehatan...
Dukung Kesadaran Kesehatan Reproduksi, Bayer Rilis Situs Bicaraperempuan
Antiseptik Area Intim...
Antiseptik Area Intim dengan Kandungan HOCl Cegah Infeksi Saluran Kemih dan Keputihan
Perempuan Milenial Jaktim...
Perempuan Milenial Jaktim Ikuti Seminar Menjaga Kesehatan Reproduksi
Jaga Kesehatan Reproduksi,...
Jaga Kesehatan Reproduksi, Ini Tips Mudahnya
Kulit Cantik Awet Muda,...
Kulit Cantik Awet Muda, Konsumsi Minuman Bit Merah Tiap Hari
Berita Terkini
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
48 menit yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
1 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
1 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
3 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
4 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
5 jam yang lalu
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved