Si Kenyal Lembut Khas Riau

Minggu, 15 April 2018 - 13:19 WIB
Si Kenyal Lembut Khas...
Si Kenyal Lembut Khas Riau
A A A
Selama ini kita mengenal sagu sebagai makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua. Padahal, bahan makanan yang terbuat dari batang pohon rumbia itu juga merupakan sajian khas masyarakat Riau.

Hanya, sagu di Riau dan di wilayah Indonesia Timur itu diolah menjadi menu yang berbeda. Masyarakat Papua ataupun Maluku lazim mengolah sagu menjadi papeda, sejenis bubur putih bertekstur lengket. Sementara di Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepung yang secara fisik terlihat berbeda dengan tepung pada umumnya itu kerap di olah menjadi mi.

Bahkan mi sagu ini di klaim sebagai makanan khas daerah tersebut, meski kurang dikenal di Indonesia. Hal inilah yang mendorong warga Bengkalis, Riau, M Teguh Prasetio, untuk memperkenalkan mi sagu kepada masyarakat luas. Apalagi, kata Teguh, pohon terbaik penghasil sagu berasal dari Kepulauan Meranti.

Cara yang ditempuh lelaki 23 tahun itu adalah dengan mendirikan Warung Mie Sagu Pandega di Yogyakarta. Teguh berharap, langkah tersebut akan membuat mi sagu familier di telinga masyarakat Indonesia. “Dengan begitu, kelak mi sagu bukan hanya dikenal sebagai makanan khas Riau, tapi juga menjadi menu Nusantara yang dikenal di mana-mana,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya warung ini, pelajar ataupun mahasiswa Riau di Yogyakarta diharapkan tidak merasakan home sick. Sebab, di Sleman pun mereka dapat menemukan makanan khas tanpa harus pulang ke kampung halaman. Warung Mie Sagu Pandega beroperasi pada pukul 19.00-23.00 WIB. Ada tiga varian yang ditawarkan, yaitu mi sagu goreng, mi sagu lembab, dan mi sagu rebus.

Ketiga varian tersebut sama-sama bertekstur kental dengan cita rasa udang. Di daerah asalnya, mi sagu memang menggunakan rasa udang. Bahan baku mi didatangkan lang sung dari Kepulauan Meranti. Harga per porsinya sangat terjangkau, yaitu Rp15.000 untuk semua varian.

“Saat ini baru ada tiga rasa itu. Ke depan kami akan menambah varian lain,” ungkap Teguh, yang merupakan mahasiswa di Fakultas Bisnis dan Ekonomi UGM angkatan 2013. Proses pembuatan mi sagu tidak terlalu beda dengan mi pada umumnya. Bahan yang digunakanya itu ebi halus, bawang merah dan putih halus, cabai merah keriting dan tomat yang sudah disatukan, kecap manis, saus sambal, serta telor.

Semua bahan tadi dicampur dan dimasak hingga matang, setelah itu barulah mi sagu dimasukkan. Untuk topping, ada potongan ayam goreng, taoge, dan daun bawang seledri. “Selain bercita rasa udang, mi sagu juga kenyal, tapi lembut,” kata Teguh yang memulai usahanya setahun lalu.

Sementara itu, sejumlah pengunjung warung Pandega mengatakan, kelembutan serta tekstur kenyal mi sagulah yang membuat mi ini berbeda dari mi pada umumnya. Menurut mereka, selain enak, bumbunya juga terasa.

“Kalau menurut saya, unik ya rasanya. Sebab, saya belum pernah merasakan dan baru tahu di sini. Kuat bumbunya. Selain itu, minya beda, lebih kenyal dan teksturnya lebih lembut,” beber Nuri, pelanggan asal Sulawesi Tenggara. (Priyo Setyawan)
(nfl)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Wisata Kuliner di...
5 Wisata Kuliner di Solo dan Sekitarnya, Sayang kalau Dilewatkan
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
5 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
6 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
6 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
6 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
6 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
8 jam yang lalu
Infografis
4 Ciri Khas Harimau...
4 Ciri Khas Harimau Sumatera yang Membedakan dari Jenis Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved