Malaysia Targetkan 3,6 Wisawatan dari Indonesia untuk 2019
Kamis, 19 April 2018 - 13:30 WIB
Malaysia Targetkan 3,6 Wisawatan dari Indonesia untuk 2019
A
A
A
JAKARTA - Malaysia terus menggenjot jumlah kunjungan wisatawan. Dengan berbagai destinasi wisata yang dimiliki, Malaysia Tourism menargetkan jumlah kunjungan wisatawan khususnya untuk Indonesia hingga 3,6 juta kunjungan di tahun depan.
Jumlah tersebut akan difokuskan dengan kunjungan wisatawan dari luar Pulau Jawa seperti Balikpapan, Samarinda dan Pontianak. Tiga daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk menggandeng travel agent dibandingkan daerah Indonesia lainnya.
"Wisatawan asal Jakarta lebih mandiri berkunjung ke Malaysia sendiri tanpa travel agent. Hal ini yang akhirnya membuat kita fokus pada daerah di Kalimantan karena kebetulan juga dekat dengan Malaysia," ungkap Director Malaysia Tourism Promotion Board, Roslan Othman saat acara Malaysia Travel Road Show di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (18/4/2018).
Hal ini didukung dengan banyaknya penerbangan langsung ke Malaysia. Hingga saat ini tercatat ada 8 maskapai penerbangan yang sudah melayani rute Indonesia ke Malaysia diantaranya, Garuda Jndonesia, Malaysia Airlines, AirAsia, Lion Air, Batik Air, Malindo, Citilink, dan KLM.
Tahun ini, Citilink juga membuka direct flight menuju Penang dan juga beberapa flight baru Malindo dari Jakarta ke Kota Kinabalu. Hal ini akan semakin memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Malaysia.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, TYT Dato' Seri Zahrain Mohamed Hashim menjelaskan, bahwa Indonesia merupakan pasar kedua terbesar pariwisata Malaysia. Hal ini terbukti dengan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia terbanyak kedua setelah Singapura.
"Singapura menjadi negara terbanyak yang datang ke sini (Malaysia), nomor dua itu baru Indonesia. Pasarnya cukup besar. Wisatawan Indonesia merupakan wisatawan kedua terbesar yang datang ke Malaysia dengan jumlah 2.796.570 wisatawan pasa 2017," ujar Dato' Seri.
Jumlah tersebut akan difokuskan dengan kunjungan wisatawan dari luar Pulau Jawa seperti Balikpapan, Samarinda dan Pontianak. Tiga daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk menggandeng travel agent dibandingkan daerah Indonesia lainnya.
"Wisatawan asal Jakarta lebih mandiri berkunjung ke Malaysia sendiri tanpa travel agent. Hal ini yang akhirnya membuat kita fokus pada daerah di Kalimantan karena kebetulan juga dekat dengan Malaysia," ungkap Director Malaysia Tourism Promotion Board, Roslan Othman saat acara Malaysia Travel Road Show di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (18/4/2018).
Hal ini didukung dengan banyaknya penerbangan langsung ke Malaysia. Hingga saat ini tercatat ada 8 maskapai penerbangan yang sudah melayani rute Indonesia ke Malaysia diantaranya, Garuda Jndonesia, Malaysia Airlines, AirAsia, Lion Air, Batik Air, Malindo, Citilink, dan KLM.
Tahun ini, Citilink juga membuka direct flight menuju Penang dan juga beberapa flight baru Malindo dari Jakarta ke Kota Kinabalu. Hal ini akan semakin memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Malaysia.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, TYT Dato' Seri Zahrain Mohamed Hashim menjelaskan, bahwa Indonesia merupakan pasar kedua terbesar pariwisata Malaysia. Hal ini terbukti dengan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia terbanyak kedua setelah Singapura.
"Singapura menjadi negara terbanyak yang datang ke sini (Malaysia), nomor dua itu baru Indonesia. Pasarnya cukup besar. Wisatawan Indonesia merupakan wisatawan kedua terbesar yang datang ke Malaysia dengan jumlah 2.796.570 wisatawan pasa 2017," ujar Dato' Seri.
(alv)