Gaya Hijab Paling Populer
Senin, 11 Juni 2018 - 14:04 WIB
Gaya Hijab Paling Populer
A
A
A
1. Menggunakan Dupatta![Gaya Hijab Paling Populer]()
Dupatta biasa dipakai oleh wanita Pakistan sebagai salah satu baju adat mereka. Tak hanya pakistan, Dupatta juga digunakan oleh wanita India dan Bangladesh.
2. Menggunakan Khimar![Gaya Hijab Paling Populer]()
Sejumlah wanita Mesir dan Arab Saudi memilih khimar sebagai penutup kepala mereka. Khimar merupakan salah satu jenis jilbab instan yang menutup dada sampai pergelangan tangan dan bagian belakang melebihi bokong.
3. Menggunakan Kerudung![Gaya Hijab Paling Populer]()
Sebagian besar wanita muslim Indonesia dan Filipina menggunakan kerudung dalam beraktivitas. Mereka mengkreasikannya dengan gaya yang beragam. Tipe kerudung pun bermacam-macam ada segi empat, scarf panjang, serta pashmina.
4. Menggunakan Chador![Gaya Hijab Paling Populer]()
Mungkin jarang atau bahkan tidak pernah Anda melihat wanita Indonesia menggunakan chador. Namun di Iran, banyak wanita yang keluar rumah memakai chador. Chador merupakan kain panjang yang menutupi jilbab kasua dimana panjangnya sampai kaki. Umumnya digunakan oleh wanita Iran, Irak, serta Lebanon.
5. Menggunakan Turban![Gaya Hijab Paling Populer]()
Banyak wanita di Eropa dan Afrika yang menerapkan gaya hijab turban memakai berbagai jenis jilbab. Gaya ini disukai karena tampak urban dan tak menutupi leher. Banyak wanita Ethiopia, Somalia, dan Sudan yang memakainya.
6. Menggunakan Niqab![Gaya Hijab Paling Populer]()
Wanita Arab Saudi yang biasa memakai niqab atau jilbab dilengkapi cadar sehingga yang terlihat hanya bagian mata saja. Namun beberapa wanita Indonesia juga sudah konsisten memakainya.
7. Menggunakan Esarp![Gaya Hijab Paling Populer]()
Wanita Turki menyukai gaya hijab modis yang lebih dikenal dengan sebutan esarp. Esarp merupakan gaya hijab menggunakan kain sutra berbentuk persegi yang kemudian dibuat secara konvensional dan minim jarum.
8. Menggunakan Amira![Gaya Hijab Paling Populer]()
Gaya hijab Amira ini populer di kalangan umat muslim Suriah. Beberapa wanita muslim di negara luar menerapkan gaya hijab ini ketika baru mulai belajar memakai jilbab. Selalu menggunakan ciput, gaya jilbabnya hanya dililitkan sederhana tanpa pentul.
Industri hijab dunia
Kontribusi belanja busana muslim terhadap fashion dunia
Tahun 2013 11% dengan nilai USD266 miliar (tumbuh 9,95% dari tahun sebelumnya)
Tahun 2018 USD320 miliar*
Tahun 2019 14,4% dengan nilai USD484 miliar*
*prediksi
Belanja online busana muslim terbesar berdasarkan negara (2013)Turki USD474 juta
Amerika Serikat USD422 juta
Uni Emirat Arab USD428 juta
Arab Saudi USD366 juta
Jerman USD291 juta
Negara dengan konsumsi busana muslim terbesar (2013)
Turki USD39,3 miliar
Uni Emirat Arab USD22,5 miliar
Indonesia USD18,8 miliar
Iran USD17,1 miliar
Arab Saudi USD16,0 miliar
Komparasi belanja fashion masyarakat muslim dengan dunia
Amerika Serikat USD395
China USD285
Pasar muslim USD265
Federasi Rusia USD111
Jepang USD109
Italia USD103Sumber: global Islamic economy

Dupatta biasa dipakai oleh wanita Pakistan sebagai salah satu baju adat mereka. Tak hanya pakistan, Dupatta juga digunakan oleh wanita India dan Bangladesh.
2. Menggunakan Khimar

Sejumlah wanita Mesir dan Arab Saudi memilih khimar sebagai penutup kepala mereka. Khimar merupakan salah satu jenis jilbab instan yang menutup dada sampai pergelangan tangan dan bagian belakang melebihi bokong.
3. Menggunakan Kerudung

Sebagian besar wanita muslim Indonesia dan Filipina menggunakan kerudung dalam beraktivitas. Mereka mengkreasikannya dengan gaya yang beragam. Tipe kerudung pun bermacam-macam ada segi empat, scarf panjang, serta pashmina.
4. Menggunakan Chador

Mungkin jarang atau bahkan tidak pernah Anda melihat wanita Indonesia menggunakan chador. Namun di Iran, banyak wanita yang keluar rumah memakai chador. Chador merupakan kain panjang yang menutupi jilbab kasua dimana panjangnya sampai kaki. Umumnya digunakan oleh wanita Iran, Irak, serta Lebanon.
5. Menggunakan Turban

Banyak wanita di Eropa dan Afrika yang menerapkan gaya hijab turban memakai berbagai jenis jilbab. Gaya ini disukai karena tampak urban dan tak menutupi leher. Banyak wanita Ethiopia, Somalia, dan Sudan yang memakainya.
6. Menggunakan Niqab

Wanita Arab Saudi yang biasa memakai niqab atau jilbab dilengkapi cadar sehingga yang terlihat hanya bagian mata saja. Namun beberapa wanita Indonesia juga sudah konsisten memakainya.
7. Menggunakan Esarp

Wanita Turki menyukai gaya hijab modis yang lebih dikenal dengan sebutan esarp. Esarp merupakan gaya hijab menggunakan kain sutra berbentuk persegi yang kemudian dibuat secara konvensional dan minim jarum.
8. Menggunakan Amira

Gaya hijab Amira ini populer di kalangan umat muslim Suriah. Beberapa wanita muslim di negara luar menerapkan gaya hijab ini ketika baru mulai belajar memakai jilbab. Selalu menggunakan ciput, gaya jilbabnya hanya dililitkan sederhana tanpa pentul.
Industri hijab dunia
Kontribusi belanja busana muslim terhadap fashion dunia
Tahun 2013 11% dengan nilai USD266 miliar (tumbuh 9,95% dari tahun sebelumnya)
Tahun 2018 USD320 miliar*
Tahun 2019 14,4% dengan nilai USD484 miliar*
*prediksi
Belanja online busana muslim terbesar berdasarkan negara (2013)Turki USD474 juta
Amerika Serikat USD422 juta
Uni Emirat Arab USD428 juta
Arab Saudi USD366 juta
Jerman USD291 juta
Negara dengan konsumsi busana muslim terbesar (2013)
Turki USD39,3 miliar
Uni Emirat Arab USD22,5 miliar
Indonesia USD18,8 miliar
Iran USD17,1 miliar
Arab Saudi USD16,0 miliar
Komparasi belanja fashion masyarakat muslim dengan dunia
Amerika Serikat USD395
China USD285
Pasar muslim USD265
Federasi Rusia USD111
Jepang USD109
Italia USD103Sumber: global Islamic economy
(don)