Bagaimana Menghadapi Anak yang Suka Memukul

Selasa, 24 Juli 2018 - 08:57 WIB
Bagaimana Menghadapi...
Bagaimana Menghadapi Anak yang Suka Memukul
A A A
BILA dilihat dari aspek perkembangan anak balita, perilakunya yang suka memukul, menendang, dan berteriak, sejatinya hal ini masih wajar. Namun, menurut psikolog anak Bonnie Monte, hal ini hanya dapat ditoleransi sampai ia berusia lima tahun.

“Pada masa tersebut anak masih memiliki rasa egosentris yang tinggi,” kata Monte. Meskipun wajar bagi balita, sebagai orang tua, Anda juga perlu waspada. Sebaiknya jangan membiarkan perilaku ini tanpa pengarahan dan pengawasan. Apabila anak tidak segera diberi pengertian, jangan salahkan dia jika akhirnya berkembang dengan perilaku yang tidak berubah. Untuk pendekatan yang dilakukan, baiknya bersifat praktis dan mudah dimengerti. Menurut Monte, jangan terlalu sering menggunakan kata “tidak” untuk menghentikan perilakunya.

Semakin sering Anda melarang, maka ia akan semakin tertantang untuk melanggar peraturan itu. Sebaliknya buat ia berpikir untuk enggan berbuat onar dengan mengatakan, jika memukul teman, jangan marah jika ia memukul balik. Anda juga bisa menerapkan sistem penghargaan dan hukuman.

Jika ia tidak berbuat nakal, maka beri ia pujian misalnya. Dan beri hukuman bila ia melakukan kenakalan. Hukuman yang paling baik untuk membuatnya “kapok” adalah melarangnya melakukan semua yang menjadi favoritnya. Misalnya, bila ia memukul teman atau tidak menurut perintah, laranglah kesukaannya menonton kartun atau membeli jajanan favorit.

Kendati anak suka memukul, belum tentu hal itu merupakan gejala hiperaktif. Sebab semua anak balita terlebih laki-laki, selalu aktif karena masih dalam taraf perkembangan. Nah yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan ini di antaranya dengan mengamati apakah anak terpapar perilaku kekerasan, misalnya pengaruh televisi, game, CD, atau orang di sekelilingnya yang menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah.

Jika ada, hindari paparan tersebut karena anak sangat mudah meniru. Apabila anak masih memiliki hambatan berbicara, sebaiknya segera konsultasi ke dokter anak. Karena problem interaksi atau komunikasi akan menyebabkan problem tingkah laku.

Sebaliknya jika anak sudah mengerti diajak bicara, Anda bisa membantu anak untuk mengungkapkan emosinya karena kemampuan bicara anak 15 bulan belum optimal sehingga tidak dapat mengungkapkan emosi dengan kata-kata. Beri contoh dan latih anak untuk mengungkapkan emosi dengan ekspresi yang sesuai, seperti memeluk atau bertepuk tangan untuk rasa senang, atau menangis untuk rasa sedih. Tunjukkan ekspresi wajah seseorang jika sedang marah.

Bila anak sedang marah, coba tanyakan kenapa dia marah, lalu bantu mencari penyelesaiannya. Beri tahu anak bahwa memukul karena iseng itu tidak baik dan tidak boleh dia lakukan. Kalau dia masih juga melakukannya, Anda dapat memberinya hukuman seperti tidak boleh menonton acara televisi kesenangannya.
(don)
Berita Terkait
Dukung Gerakan Sekolah...
Dukung Gerakan Sekolah Sehat dan GERMAS, Program Edukasi Anak KAO Kembali Digelar
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Parents Power Edukasi...
Parents Power Edukasi Pentingnya Habilitasi untuk Anak Gangguan Dengar
Perlu Diajarkan ke Anak...
Perlu Diajarkan ke Anak Sejak Dini, Edukasi Seks Bukan Hal Tabu
Masyarakat Surabaya...
Masyarakat Surabaya Antusias Hadiri Imoby 2024, Ajang Edukasi Ibu dan Anak
Libur Sekolah, Pameran...
Libur Sekolah, Pameran Helikopter Jadi Sarana Edukasi Anak-Anak
Berita Terkini
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
5 jam yang lalu
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
6 jam yang lalu
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
7 jam yang lalu
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
10 jam yang lalu
Bukan Cuma Mencegah...
Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
10 jam yang lalu
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
11 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved