Ibu Harus Lebih Bijak Menerima Tips Terkait ASI dan MPASI

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 21:34 WIB
Ibu Harus Lebih Bijak...
Ibu Harus Lebih Bijak Menerima Tips Terkait ASI dan MPASI
A A A
JAKARTA - Pemberian ASI (air susu ibu) atau ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan hingga dua tahun sangat direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO). Banyak ibu yang berjuang untuk memenuhi tersebut. Namun, masih banyak mitos seputar menyusui dan mempersiapkan MPASI yang masih dipercaya sebagian orang.

Sayangnya, di era digital ini banyak sekali mitos dan informasi di media sosial yang belum tentu bisa dipertanggung jawabkan secara medis. Selain itu, banyak juga informasi dan mitos yang diperoleh dari orang-orang terdekat. Inilah mengapa orangtua harus bijak dalam mencari informasi yang benar.

"Di zaman modern ini, ternyata masih banyak orang yang percaya dengan mitos atau kata orang dulu, padahal belum tentu semuanya benar. Sekarang, informasi sangat mudah diakses melalui internet. Ketika mendapat nasihat dari orang lain, maka orangtua harus aktif untuk mengkonfirmasi dan mencari info yang benar. Percayai sumber informasi kredibel seperti dokter, organisasi terpercaya atau situs parenting, bukan hanya blog post atau unggahan media sosial tanpa sumber yang jelas," ujar Spesialis anak dr. Yoga Devaera, Sp.A(K).

Mengenai mitos yang banyak beredar, dr. Yoga Devaera memberikan contoh. Misalnya bayi setelah usia enam bulan membutuhkan tambahan jenis susu lainnya. Tentunya hal ini tidaklah tepat alias mitos. Meski setelah enam bulan bayi memerlukan tambahan energi seperti protein dan zat besi karena ASI saja tidak cukup, namun yang diberikan pada usia tersebut bukan susu formula tapi makanan padat atau MPASI yang mengandung zat yang dibutuhkan tadi.

"Pengenalan tekstur makanan padat juga diperlukan sehingga keterampilan makan bayi terasah. Mitos lain yang juga sering didengar adalah, jika bayi diberikan ASI dengan botol, dia akan menolak payudara ibu. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Ada banyak bayi yang menyusui dari payudara dan botol secara bergantian tanpa masalah berarti. Selama botol itu diperkenalkan setelah sang bayi sudah mahir menyusui secara langsung dari payudara ibu, biasanya di sekitar usia dua bulan," papar dia.

"Setiap ibu hidup dalam situasi dan kondisi yang berbeda, dan banyak dari mereka yang terbantu dengan menyusui bayinya secara langsung dan menggunakan botol secara bergantian. Penggunaan botol juga memungkinkan sang Ayah atau anggota keluarga lain untuk membantu ibu memberikan ASI kepada si kecil," tambahnya.
(alv)
Berita Terkait
Bangun Hubungan Emosional...
Bangun Hubungan Emosional Anak dengan Makanan Melalui Mindful Eating
Bayi Sering Menangis...
Bayi Sering Menangis Tengah Malam, Apakah Alami Kolik?
Jangan Anggap Sepele...
Jangan Anggap Sepele Dampak Game, Orang Tua Harus Lebih Mewaspadai Anak-anaknya
5 Hal yang Perlu Diajarkan...
5 Hal yang Perlu Diajarkan Kepada Anak
Pentingnya Pemenuhan...
Pentingnya Pemenuhan Nutrisi untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak
Vision+ Originals “Bad...
Vision+ Originals Bad Parenting Segera Tayang, Suguhkan Potret Parenting Negatif
Berita Terkini
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
22 menit yang lalu
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
59 menit yang lalu
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
2 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
4 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
16 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
16 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved