Cegah Kebutaan dengan Hidup Sehat

Selasa, 16 Oktober 2018 - 08:38 WIB
Cegah Kebutaan dengan...
Cegah Kebutaan dengan Hidup Sehat
A A A
BERDASARKAN data Badan Kesehatan Dunia, WHO, ada lebih dari 285 juta penduduk dunia mengalami gangguan penglihatan dan 39 juta di antaranya mengalami kebutaan.

Penyebab kebutaan terbanyak adalah katarak 81%, diikuti oleh kelainan segmen posterior non-RD 5,8%, kekeruhan kornea nontrachoma 2,8%, kelainan bola mata/SSP abnormal 2,7%, glaukoma 2,5%, dan kelainan refraksi 1,7%.

Adapun prevalensi gangguan penglihatan menurut Riskesdas tahun 2013, diperkirakan 0,4% penduduk Indonesia mengalami kebutaan/gangguan penglihatan. Sebanyak 80% dari para penyandang gangguan penglihatan dan kebutaan ini dapat dicegah, bahkan diobati.

“Data ini mendasari fokus program penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia, pada penanggulangan katarak dan gangguan penglihatan dengan penyebab lainnya,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, dr Anung Sugihantono Mkes di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan, gangguan penglihatan dengan penyebab lainnya, seperti glaukoma, retinopati diabetikum, retinopathy of prematurity (ROP), dan low vision juga menjadi prioritas program saat ini.

“Glaukoma dan retinopati diabetikum dijadikan prioritas, mengingat meningkatnya angka penyandang diabetes. Diperkirakan 1 dari 3 penderita diabetes berisiko terkena retinopati diabetikum.

Pasien dengan diabetes memiliki risiko 25 kali lebih mudah mengalami kebutaan akibat retiniopati dibandingkan dengan yang nondiabetes. Penyakit tidak menular merupakan salah satu faktor risiko gangguan penglihatan dan kebutaan,” ucap dr Anung.

Dia juga menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan terus mengedukasi masyarakat dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas untuk menemukan persoalan mata sejak dini.

“Kita harus fokus pada perilaku gaya hidup sehat, pahami betul bahwa gangguan penglihatan bisa diakibatkan oleh perilaku sehari-hari seperti main gadget, komputer, harus istirahatkan mata, ingatkan anak saat main HP dan jangan membaca sambil tiduran,” imbuh dr Anang.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Mata Nasional (Komatnas) dr Aldiana Halim SpM (K) menambahkan bahwa gangguan penglihatan ada beberapa kategori, skala sedang, berat, dan buta. “Seluruh Indonesia ada 6,4 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan.

1,3 juta di antaranya buta, sementara 5,1 jutanya sedang dan berat. Bisa dikatakan, buta jika seseorang dalam jarak 3 meter tidak bisa menghitung jari, namun penyebab kebutaan bisa dihindari 80 persen dan bisa ditangani,” sebut dr Aldiana.

Menurutnya, kebiasaan melihat gadget dari dekat terus-menerus akan memengaruhi gangguan penglihatan, dianjurkan maksimal 2 jam dan istirahat 10 menit untuk melihat jauh. “Pengaruh gadget terhadap gangguan penglihatan sebenarnya belum pernah diteliti.

Namun baiknya jangan jadikan gadget atau komputer sebagai sumber cahaya. Jangan menggunakannya di tempat gelap, harus ada cahaya, harus memiliki gaya hidup yang sehat, olahraga cukup, jangan merokok agar tidak terkena gangguan penglihatan,” ucap dr Aldiana.
(don)
Berita Terkait
Kampanye Bebas Mata...
Kampanye Bebas Mata SePeLe Ajak Masyarakat Peduli Gejala Mata Kering
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Rutin pada Anak
5 Cara Menjaga Kesehatan...
5 Cara Menjaga Kesehatan Mata, Nomor Terakhir Penting Bagi Pengguna Gadget
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Kampanye Periksa Mata...
Kampanye Periksa Mata Dari Dini
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
1 jam yang lalu
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
2 jam yang lalu
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
3 jam yang lalu
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
3 jam yang lalu
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
3 jam yang lalu
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved