Lola Amaria Gemakan Pancasila di Selandia Baru

Selasa, 30 Oktober 2018 - 23:11 WIB
Lola Amaria Gemakan...
Lola Amaria Gemakan Pancasila di Selandia Baru
A A A
JAKARTA - Lola Amaria kembali memperlihatkan film terbarunya, Lima di luar negeri. Setelah menyambangi sejumlah negara, kali ini film yang menggemakan Pancasila itu diputar di Selandia Baru, tepatnya di Ruang Bali di gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington, akhir pekan lalu.

Wellington sendiri menjadi kota kedua di Selandia Baru yang dikunjungi tim Lola Amaria Production, setelah sebelumnya sukses ditayangkan di Christchurch, dimana film ini disaksikan Persatuan Pelajar Indonsia (PPI) New Zealand, PPI Christchurch, PPI Wellington dan PPI Auckland. "Kita juga akan memutar film ini di Auckland," kata Lola.

Sutradara Labuan Hati ini berharap, mereka yang menyaksikan film Lima dapat pulang dengan membawa pandangan positif tentang toleransi, kebhinnekaan dan semakin memperkuat semangat kebangsaan. WNI yang berada di New Zealand juga merasa terbangun lagi jiwa nasionalisnya.

“Sangat bagus sekali. Film ini (Lima) menggambarkan toleransi yang begitu besar dalam kehidupan, terutama di negara tercinta, Indonesia. Dan pelajaran penting untuk selalu berkeadilan dalam menjalani kehidupan ini,” ujar salah seorang penonton yang hadir di acara tersebut.

Seperti diketahui, film Lima ini dikerjakan oleh lima sutradara. Selain Lola Amaria, ada juga Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Adriyanto Dewo dan Harvan Agustriansyah. Masing-masing menggarap setiap Sila dari Pancasila dan disatukan menjadi plot cerita utuh.

Film berdurasi 110 menit ini mengangkat kisah pentingnya toleransi dan kebhinekaan yang saat ini terancam dengan nilai-nilai chauvinistik terhadap golongan, ras atau agama tertentu. Pesan yang ingin diangkat, Pancasila, terutama sila ketiga: 'Persatuan Indonesia' tidak akan terberangus dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

Duta Besar Indonesia Tantowi Yahya menekankan bahwa Pancasila adalah guiding principle yang magis karena mampu menyatukan Indonesia yang sangat beragam. "KBRI dan masyarakat Indonesia di Wellington beruntung dengan kedatangan seorang sineas muda idealis dan kreatif seperti Lola Amaria," ujar Tantowi.
(tdy)
Berita Terkait
Apa Kabar Titiek Puspa?...
Apa Kabar Titiek Puspa? Artis Era 50-an yang Masih Eksis
Kakek Marshanda Meninggal...
Kakek Marshanda Meninggal Dunia, Abadikan Momen Pertemuan Terakhir
Sang Nenek Berpulang,...
Sang Nenek Berpulang, Wulan Guritno: Selamat Jalan Cintaku
Ressa Herlambang Berduka,...
Ressa Herlambang Berduka, Ibunda Tercinta Meninggal Dunia
Ingat Meriam Bellina...
Ingat Meriam Bellina Bintang Catatan si Boy? Begini Kehidupannya Sekarang
Narkoba dan Selebritas
Narkoba dan Selebritas
Berita Terkini
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
8 jam yang lalu
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
9 jam yang lalu
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
10 jam yang lalu
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
12 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
13 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
15 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved