Setelah Hampir 20 Tahun, FDA Akhirnya Setujui Obat Flu Baru

Jum'at, 02 November 2018 - 02:31 WIB
Setelah Hampir 20 Tahun,...
Setelah Hampir 20 Tahun, FDA Akhirnya Setujui Obat Flu Baru
A A A
JAKARTA - Penderita flu kini memiliki pilihan baru untuk meredakan gejala flu mereka. Xofluza (baloxavir marboxil), obat resep oral dosis tunggal telah disetujui oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration atau FDA).

Xofluza merupakan obat flu akut pertama yang disetujui oleh FDA dalam hampir 20 tahun. "Dengan ribuan orang terkena flu setiap tahun, dan banyak orang menjadi sakit memiliki alternatif pengobatan yang aman dan efektif sangat penting," kata Komisaris FDA, Dr. Scott Gottlieb seperti dilansir dari CNN.

Obat ini ditujukan untuk mengobati pasien tanpa komplikasi, penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza pada pasien berusia 12 tahun ke atas dengan gejala tidak lebih dari 48 jam atau kurang dari dua hari. FDA mengklaim obat ini dapat mengurangi gejala dan durasi penyakit.

Keamanan dan kemanjuran Xofluza pun telah terbukti melalui dua uji klinis kepada 1.832 pasien setelah mengalami gejala flu. Dalam kedua percobaan, gejala pasien berkurang dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan pasien plasebo.

Namun, tidak ada perbedaan dalam durasi gejala yang terlihat antara pasien yang menerima Xofluza dan mereka yang menerima obat flu lain.

Kendati demikian, yang perlu diingat adalah efek samping yang paling umum dari obat ini adalah diare dan bronkitis. Xofluza ditemukan oleh Shionogi & Co Jepang, Ltd. dan dikembangkan secara global oleh Shionogi dan Roche Group.

Obat tersebut disetujui pada Februari lalu oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang untuk pengobatan influenza tipe A dan B pada pasien dewasa dan anak-anak serta akan dipasarkan di luar Jepang dan Taiwan.

Saat ini, Roche memegang hak dunia atas obat tersebut. Xofluza akan tersedia di seluruh AS dalam beberapa minggu mendatang. Meski obat ini terbukti mampu mengatasi gejala influenza, Gottlieb mengatakan, tidak ada obat pengganti vaksin flu. Dia pun menekankan untuk siapa pun yang belum mendapatkan vaksin segera melakukannya.
(nug)
Berita Terkait
Tak Perlu Panik, Ini...
Tak Perlu Panik, Ini Efek Samping Vaksin Flu yang Perlu Diketahui
Super Flu Sedang Mewabah,...
Super Flu Sedang Mewabah, Ini 5 Cara Mencegahnya
Kemenkes Sebut Super...
Kemenkes Sebut Super Flu Subclade K di Indonesia Masih Terkendali
Pentingnya Vaksinasi...
Pentingnya Vaksinasi Influenza untuk Cegah Komplikasi Flu
Belajar dari Kasus Barbie...
Belajar dari Kasus Barbie Hsu, Apa Itu Influenza dan Bagaimana Bisa Mematikan?
Musim Pancaroba Influenza...
Musim Pancaroba Influenza Tipe A Merebak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Berita Terkini
NewJeans Kembali Terseret...
NewJeans Kembali Terseret Kasus Plagiarisme, Lagu ETA Digugat di Amerika Serikat
23 menit yang lalu
Fangfang Ungkap Bukti...
Fangfang Ungkap Bukti Pernikahan Siri dengan Vicky Prasetyo, Dihadiri Keluarga
49 menit yang lalu
Waspada! Olahraga Berlebihan...
Waspada! Olahraga Berlebihan Ternyata Bisa Mengganggu Siklus Haid
1 jam yang lalu
Tingkatkan Efektivitas...
Tingkatkan Efektivitas Layanan, Halodoc Andalkan AI untuk Dukung Dokter dan Pasien
1 jam yang lalu
Istri Siri Vicky Prasetyo...
Istri Siri Vicky Prasetyo Ungkap Perjuangan Ditelantarkan saat Hamil: Makan Saja Harus Ngemis
1 jam yang lalu
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
13 jam yang lalu
Infografis
Akhir Tahun, Taiwan...
Akhir Tahun, Taiwan bakal Dapatkan HIMARS Baru dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved