Semar Mendem, Cemilan dari Ketan di Sore Hari

Kamis, 08 November 2018 - 17:33 WIB
Semar Mendem, Cemilan...
Semar Mendem, Cemilan dari Ketan di Sore Hari
A A A
JAKARTA - Pernah mendengar nama Semar Mendem? Cemilan yang satu ini patut dicoba. Rasanya yang gurih bisa membuat si kecil dan keluarga di rumah suka. Membuatnya pun mudah.

Rudy Choirudin berbagi resep dalam program Rasasayange yang ditayangkan MNCTV setiap Sabtu, pukul 08.00 WIB. Berikut cara mengolahnya.

Bahan 1:

250 g beras ketan, dicuci bersih, direndam 1 jam, dikukus selama 20 menit
175 ml santan sedang kentalnya
½ sdt garam
1 lembar daun pandan, ikat simpul

Bahan 2 (campur dan kocok merata):
6 butir telur
¼ sdt Desaku kunyit bubuk
¼ sdt garam

Bahan 3:
200 g dada ayam, direbus, disuwir halus
2 sdm minyak goreng
3 siung bawang putih cincang
100 ml air
1 sdm kecap asin
1 lembar daun salam
¾ sdt garam
1 sdt Ladaku Merica Bubuk
1 sdt Desaku Ketumbar Bubuk
1½ sdm gula pasir
1 sdm bawang goreng

Pelengkap:
Daun pandan secukupnya, dimana masing-masing dibelah menjadi 4 memanjang, direbus hingga layu, digunakan sebagai pengikat.

Cara membuat:
Rebus santan dengan garam dan daun pandan hingga mendidih, kemudian masukkan ketan yang sudah dikukus.

Masak hingga ketan menyerap habis santan, kemudian kukus aronan ketan ini selama 25 menit. Angkat dan sisihkan.

Panaskan minyak goreng di wajan, lalu tumis bawang putih hingga warnanya menjadi kuning kecoklatan Tuangkan air, lalu masukkan kecap asin, daun salam, garam, lada bubuk, ketumbar bubuk. Masukkan dada ayam suwir, lalu masukkan gula pasir. Aduk-aduk.

Setelah airnya mengering, matikan api, taburi dengan bawang goreng, aduk rata dan sisihkan. Buat dadar tipis dari campuran bahan 2, ulangi hingga bahan dadar habis. Sisihkan.

Letakkan selembar dadar di atas piring. Lumuri tangan dengan sedikit minyak goreng, ambil ketan, ratakan di permukaan tangan, lalu ambil tumisan dada ayam suwir, lalu beri ketan lagi di atasnya, lalu padatkan ketan hingga berbentuk lonjong.

Letakkan ketan isi tersebut ke atas dadar. Kemudian bungkus seperti membuat lunpia, gulung dan rapikan. Ikat dengan daun pandan. Ulangi hingga semua bahan habis. Tata di piring dan siap disajikan.
(tdy)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Wisata Kuliner di...
5 Wisata Kuliner di Solo dan Sekitarnya, Sayang kalau Dilewatkan
Berita Terkini
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
1 jam yang lalu
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
2 jam yang lalu
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
3 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
4 jam yang lalu
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
4 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved