Konsumsi Rutin Makanan Organik Turunkan Risiko Terkena Kanker

Rabu, 21 November 2018 - 11:30 WIB
Konsumsi Rutin Makanan...
Konsumsi Rutin Makanan Organik Turunkan Risiko Terkena Kanker
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan organik secara rutin memiliki risiko kanker secara keseluruhan lebih rendah. Secara khusus, makanan organik dapat menangkal kanker limfoma non-hodgkin dan kanker payudara pascamenopause dibandingkan mereka yang jarang atau tidak pernah makan makanan organik. Penelitian ini dipublikasikan pada JAMA Internal Medicine.

Dilansir dari CNN, dipimpin oleh Julia Baudry, seorang ahli epidemiologi di Institut Nasional de la Sante et de la Recherche Medicale di Perancis, sebuah tim peneliti mengamati diet 68.946 orang dewasa Prancis. Lebih dari tiga perempat responden merupakan wanita, rata-rata di pertengahan usia 40an. Mereka dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan seberapa sering mereka konsumsi 16 produk organik seperti buah-buahan dan sayuran, daging dan ikan, makanan siap saji, minyak sayur dan bumbu, suplemen makanan dan produk lainnya.

Penelitian dilakukan selama 4,5 tahun dan selama waktu tersebut ditemukan 1.340 jenis kanker diantaranya 459 kanker payudara diikuti oleh 180 kanker prostat, 135 kanker kulit, 99 kanker kolorektal, dan 47 limfoma non-hodgkin. Peneliti membandingkan skor makanan organik responden dengan kasus kanker, peneliti menghitung hubungan negatif antara makanan paling organik dan risiko kanker secara keseluruhan.

Hasilnya ditemukan bahwa responden yang mengonsumsi makanan paling organik 25% lebih kecil kemungkinannya terkena kanker. Secara khusus, mereka 73% lebih rendah untuk mengembangkan limfoma non-hodgkin dan 21% lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker payudara pasca-menopause. Penurunan risiko kanker juga ditemukan pada responden yang mengonsumsi makanan berkualitas rendah sampai menengah.

"Penjelasan yang mungkin untuk hubungan negatif antara makanan organik dan risiko kanker berasal dari pengurangan signifikan dari kontaminasi yang terjadi ketika makanan konvensional digantikan oleh makanan organik. Jika temuan dikonfirmasi, mempromosikan konsumsi makanan organik pada populasi umum bisa menjadi strategi pencegahan yang menjanjikan melawan kanker," jelas Baudry dan rekan-rekannya menyimpulkan.

Profesor di Departemen Gizi di Harvard TH Chan School of Public Health, Jorge E. Chavarro mengatakan, penelitian baru ini konsisten dengan temuan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker yang menemukan bahwa pestisida adalah penyebab kanker pada manusia. Mereka juga sejalan dengan penelitian lain yang menunjukkan hubungan negatif antara makan makanan organik dan limfoma non-hodgkin.
(alv)
Berita Terkait
Ini 10 Gejala Kanker...
Ini 10 Gejala Kanker Paru-Paru yang Paling Umum Terjadi
Kolaborasi untuk Tanggulangi...
Kolaborasi untuk Tanggulangi Beban Kesehatan akibat Kanker
Pengobatan Kanker Bersifat...
Pengobatan Kanker Bersifat Personal, Tergantung Diagnosa
Modifikasi Gaya Hidup...
Modifikasi Gaya Hidup Bisa Kurangi Risiko Kanker Payudara
Kenali Gejala Kanker...
Kenali Gejala Kanker Payudara Sejak Dini
Malu Dikira Alami Penyakit...
Malu Dikira Alami Penyakit Menular Seks, Wanita Ini Ternyata Idap Kanker Lidah
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
3 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
3 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
5 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
5 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
6 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Tinggi Estrogen...
5 Makanan Tinggi Estrogen yang Baik Dikonsumsi saat Menopause
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved